Tips Atasi Hutang Pinjol yang Menumpuk

Tips Atasi Hutang Pinjol
Tips Atasi Hutang Pinjol yang Menumpuk
top banner

Tips Atasi Hutang Pinjol yang Menumpuk

JAKARTA, Nawacita – Tips Atasi Hutang Pinjol yang Menumpuk, Ada segudang alasan mengapa orang meminjam dana lewat pinjaman online. Bisa jadi karena bisnis, keperluan mendesak, dan lain sebagainya.

Tapi tak jarang pula seorang terlilit utang karena kurang berhati-hati dan salah mengambil langkah untuk melunasi pinjaman tersebut. Hidup yang tadinya tenang, kini berubah menjadi sebaliknya karena adanya panggilan telepon dari pihak penagih utang, dan lain sebagainya.

Tak dipungkiri, kelebihan pinjol adalah proses kepraktisannya dalam pengajuan dan pencairannya yang cepat. Tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa ketimbang pinjam uang di bank, lebih baik pinjol lantaran utang bank itu rumit.

Lantas apa kabarnya jika saat ini Anda  memiliki portofolio utang pinjol yang tak terkendali? Berikut tips nya.

Cek batas wajar utang Anda

Cara untuk mengetahui besarnya utang kita adalah dengan menjumlahkan total utang yang belum terbayar dan membaginya dengan nilai total aset yang Anda miliki.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Asuransi Syariah Berkualitas

Anggap saja, Anda memiliki portofolio utang yang terdiri dari:

Utang pinjol Rp 8.000.000

Kartu kredit Rp 3.500.000

Kredit motor Rp 9.400.000

Total : Rp 20.900.000

Tips Atasi Hutang Pinjol
Tips Atasi Hutang Pinjol yang Menumpuk.

Sementara itu aset yang Anda miliki adalah:

Motor bekas (masih dikredit): Rp 9.400.000

Gadget: Rp 12.000.000

Saham: Rp 2.000.000

Emas: Rp 1.200.000

Tabungan: Rp 5.000.000

Total : Rp 29.600.000

Maka rasio utang berbanding aset Anda adalah:

20.900.000 x 100% = 70,6%

29.600.000

Adapun batas aman dari nilai rasio ini adalah 50%. Jika nilai rasio Anda mencapai 50% aset, maka hal itu sangat mengkhawatirkan lantaran Anda akan kesulitan untuk melunasi utang-utang Anda apabila Anda kehilangan penghasilan.

Lunasi dengan dana darurat tabungan yang ada

Lakukan pelunasan dengan menggunakan dana darurat yang tersedia. Bila dana darurat itu habis terpakai, jangan lupa untuk mengumpulkan lagi ke jumlah semula.

Sejatinya, dana darurat adalah tabungan yang sudah kita persiapkan untuk menghadapi situasi-situasi mendesak.

Tidaklah salah menggunakan dana darurat demi menyehatkan keuangan Anda. Lantaran semakin banyaknya utang, maka semakin kecil pula nilai kekayaan bersih Anda.

Jual aset

Melunasi seluruh utang pinjol itu merupakan ide yang baik, akan tetapi demi mengantisipasi munculnya masalah baru, segera tinjau jumlah tabungan dan aset-aset yang Anda miliki.

Apabila ada aset-aset guna yang tidak lagi terpakai, Anda bisa menjualnya demi mendapatkan dana segar untuk membayar utang.

Patut diingat bahwa jangan terburu-buru menjual aset investasi Anda kecuali dalam keadaan mendesak. Menjual aset investasi justru bisa berpotensi menggagalkan tujuan jangka pendek maupun panjang Anda.

cnbnws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here