4 Tips Atasi Wastafel Mampat dengan Bahan Dapur

ilustrasi
ilustrasi
top banner

4 Tips Atasi Wastafel Mampat dengan Bahan Dapur

Jakarta, Nawacita | Tips atasi wastafel mampat dengan bahan dapur, Apa saja? Wastafel kamar mandi atau dapur yang mampat merupakan mimpi buruk bagi banyak orang. Selain memunculkan bau tak sedap, wastafel mampat juga kerap mengeluarkan suara yang mengganggu dan genangan air yang kotor. Kabar baiknya, masalah wastafel mampat ini bisa diatasi hanya dalam waktu satu jam.

Wastafel di kamar mandi bisa dengan mudah mengalami mampat karena adanya penumpukan rambut, buih sabun, pasta gigi, hingga sisa produk pembersih tubuh lain. Akumulasi dari beragam kotoran ini dapat menciptakan sumbatan padat yang sulit untuk dibersihkan.

Sedangkan di dapur, wastafel kerap mengalami mampat akibat adanya tumpukan sisa minyak, lemak, dan serpihan makanan. Beragam sampah ini umumnya akan masuk ke dalam saluran air wastafel dan menumpuk serta menyebabkan sumbatan di sana.

Di pasaran, memang ada beragam produk untuk mengurai sumbatan di saluran pembuangan wastafel. Akan tetapi, Manajer Village Heating Malika Khan mengatakan ada banyak produk pengurai sumbatan dan juga pemutih yang tidak efektif untuk mengatasi sumbatan tertentu pada saluran pembuangan.

ilustrasi baking soda
ilustrasi baking soda

Kabar baiknya, ada beberapa bahan dapur yang cukup efektif dalam mengurai sumbatan di wastafel. Penggunaan bahan-bahan ini umumnya bisa mengurai sumbatan di wastafel hanya dalam waktu kurang dari satu jam. “(Kita) bisa meluruhkan sumbatan di wastafel menggunakan beragam bahan yang umum ditemukan di lemari dapur,” kata Khan.

Khan mengatakan, ada empat trik mengatasi wastafel mampat dengan menggunakan lima bahan dapur. Berikut ini adalah keempat trik di tersebut, seperti dilansir //Express//.

1. Air Panas

Mengalirkan air mendidih pada saluran pembuangan wastafel yang mampat bisa mengatasi sumbatan tertentu pada wastafel secara efektif. Air panas umumnya bekerja sangat baik pada sumbatan yang disebabkan oleh tumpukan sisa sabun. Proses pembersihan dengan air panas pun cukup cepat terjadi.

Akan tetapi, tidak semua wastafel bisa dibersihkan dengan air panas. Wastafel dengan saluran pipa PVC tidak boleh dibersihkan dengan air panas karena dapat merusak plastiknya.

2.Baking Soda dan Cuka Putih

Penggunaan baking soda dan cuka putih bisa menjadi solusi minim biaya untuk mengatasi sumbatan di saluran wastafel. Campuran baking soda dan cuka putih merupakan alternatif alami dari produk pembersih kimia.

Baca Juga: 5 Tips agar Jemaah Haji Tidak Tersesat di Tanah Suci

Untuk melakukannya, buang dulu air yang mungkin menggenang di wastafel dengan gelas. Setelahnya, tuangkan secangkir baking soda ke dalam plughole atau saluran pembuangan wastafel. Lalu, tuangkan secangkir cuka putih ke dalam plughole.

Biarkan baking soda dan cuka putih di dalam saluran wastafel selama sekitar satu jam. Setelah itu, bilas saluran dengan air panas. Reaksi kimia dari kombinasi baking soda dan cuka putih ini dapat membantu membersihkan rambut atau kotoran yang menyumbat saluran wastafel. “Bila sumbatan tak hilang sepenuhnya namun terlihat berkurang, ulangi kembali prosesnya,” ujar Khan.

3.Baking Soda dan Garam

Kombinasi baking soda dan garam juga bisa membantu mengatasi sumbatan pada wastafel. Untuk membuat bahan pembersih ini, campurkan setengah cangkir baking soda dan setengah cangkir garam. Selanjutnya, tuangkan campuran tersebut ke dalam saluran wastafel lalu susul dengan menuangkan air mendidih ke dalam saluran tersebut. Kombinasi ini akan memunculkan reaksi kimia yang bisa mengatasi kotoran yang menyumbat saluran wastafel. Setelah satu jam, bilas saluran wastafel dengan air hangat.

4.Kristal Soda

Kristal soda tak hanya dapat membersihkan saluran wastafel secara efektif, tetapi juga mengurangi bau tak sedap. Untuk melakukan pembersihan, tuangkan dua sendok makan washing powder ke dalam plughole wastafel, lalu siramkan air mendidih ke dalamnya. Washing powder bisa diganti dengan kristal soda untuk mendapatkan efek serupa. rpblk

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here