Thursday, July 18, 2024
HomeDAERAHBPBD Memastikan Status Tanggap Darurat Kabupaten Mojokerto Tidak Diperpanjang

BPBD Memastikan Status Tanggap Darurat Kabupaten Mojokerto Tidak Diperpanjang

BPBD Memastikan Status Tanggap Darurat Kabupaten Mojokerto Tidak Diperpanjang

Mojokerto, Nawacita – Status Tanggap Darurat di Kabupaten Mojokerto tidak akan diperpanjang setelah berakhir pada 31 Maret 2023. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto memastikan status tersebut tidak akan diperpanjang.

Djoko Supangkat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD kabupaten Mojokerto menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Mojokerto nomor 188.45/51/HK/416-012/2023 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menerangkan status tersebut berlaku sejak 9 Februari dan berakhir pada 31 Maret 2023.

“Status Perpanjangan Tanggap Darurat telah dihentikan. Nampak hijau dan kuning mewakili faktor Pertimbangan yang kami ambil dari prakiraan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) 1–7 April 2023. Seluruh Jawa Timur, termasuk wilayah di Kabupaten Mojokerto, tidak nampak lagi tanda merah,” jelas Djoko, Senin (3/4/2023).

BPBD Memastikan Status Tanggap Darurat Kabupaten Mojokerto Tidak Diperpanjang

Prakiraan curah hujan sedang hingga tinggi tidak ada dalam prakiraan BMKG dalam minggu pertama April 2023 ini. Djoko menambahkan, dari prakiraan cuaca BMKG, warna hijau menandakan daerah yang dimaksud cerah berawan, warna kuning berarti hujan dengan intensitas ringan tidak sampai satu jam.

Baca Juga : Melihat Eksistensi Twelve’s Organic, Kebun Organik Yang Berada di Pacet Mojokerto

“Tidak diperpanjangnya status tanggap darurat, karena prakiraan cuaca dari BMKG yang memprediksi potensi hujan untuk wilayah Kabupaten Mojokerto dalam sepekan ke depan mulai melandai. Belum nampak tanda-tanda merah atau warning untuk cuaca ekstrem,” terangnya.

Djoko tetap mengingatkan, meski status tanggap darurat tak lagi diperpanjang diharap tetap hati-hati saat melintas wilayah -wilayah yang sebelumnya kerap dilanda bencana. “Tetap hati – hati dan waspada kalau berada di daerah rawan bencana dan pada libur Lebaran diprediksi banyak wisatawan yang akan berlibur di wilayah Kabupaten Mojokerto sehingga himbauan dan peringatan penting kita informasikan,” pungkas Djoko.

Fio Atmaja

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru