28 Februari Sejarah Dunia: Insiden Berdarah 228 Hingga Kerusuhan Muslim-Hindu di India

28 Februari
Kerusuhan Muslim-Hindu di India
top banner

28 Februari Sejarah Dunia: Mesir Merdeka Dari Inggris Hingga PM Swedia Sven Olof Joachim Palme Tewas Dibunuh

JAKARTA, Nawacita – Pada 28 Februari 1922, Mesir meraih kemerdekaan dari Inggris. Sebelumnya, Inggris telah mengontrol Mesir selama 50 tahun. Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-59 sesuai sistem Kalender Gregorian, 28 Februari. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 28 Februari yang dihimpun dari Brainyhistory.comThepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 28 Februari:

202
Liu Bang dinobatkan sebagai kaisar di Tiongkok dan mendapat julukan Kaisar Gaozu. Pengukuhan Liu Bang itu sekaligus menjadi awal Dinasti Han menguasai Tiongkok selama lebih dari 400 tahun.

1710
Pasukan Denmark pimpinan Jorgen Rantzau yang menginvasi Swedia berhasil dikalahkan dan diusir pasukan Swedia pimpinan Magnus Stenbock dalam Pertempuran Helsingborg. Peristiwa ini merupakan kali terakhir tentara Swedia dan Denmark bertempur di tanah Swedia.

1844
Meriam di kapal perang milik Amerika Serikat (AS), USS Princeton, meledak saat berlayar di Sungai Potomac, AS. Insiden itu menewaskan dua menteri AS yang sedang menumpangi kapal tersebut.

1867
Hubungan diplomatik Vatikan-Amerika Serikat (AS) yang telah terjalin selama 70 tahun terputus setelah Kongres AS menyetop pendanaan untuk misi diplomatik ke Vatikan. Hubungan antara Vatikan dan AS baru dipulihkan kembali pada 1984.

28 Februari
Mesir Merdeka Dari Inggris.

1922
Mesir meraih kemerdekaan dari Inggris yang telah mengontrol negara tersebut selama 50 tahun. Pemerintah Inggris memberikan kemerdekaan kepada Mesir setelah didesak oleh sejumlah gerakan nasionalis di Mesir.

1942
Pertempuran Selat Sunda merupakan peristiwa yang terjadi selama Perang Dunia II. Pertempuran itu mengakibatkan empat kapal tempur dari pihak-pihak yang bertikai tenggelam dan menewaskan ribuan awaknya di Selat Sunda, Indonesia. Pada 28 Februari hingga 1 Maret 1942 terjadi pertempuran antara Kapal USS Houston Amerika Serikat dibantu HMAS Perth Australia melawan pasukan utama Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.

Dalam pertempuran itu Kapal USS Houston Amerika, Kapal HMAS Perth Australia, dan dua kapal perang Jepang tenggelam. Kemenangan diperoleh pihak Jepang dalam perang ini. Sebanyak 696 awak Kapal Houston dan 375 awak Kapal HMAS Perth tewas tenggelam dalam pertempuran itu. Sementara dari pihak Jepang hanya satu kapal penyapu ranjau dan satu kapal transpor yang tenggelam, tidak diperoleh data korban tewas dari pihak Jepang.

28 Februari
Insiden Berdarah 228.

1947
Insiden Berdarah 228 di Taiwan, Insiden 28 Februari atau insiden 228 merupakan peristiwa berdarah yang berawal dari pemberontakan anti-pemerintahan di Taiwan. Saat itu Taiwan ditekan oleh Pemerintah Republik China yang dipimpin Kuomintang. Pemberontakan yang dimulai sejak 28 Februari 1947 tersebut menewaskan ribuan warga sipil. Diperkirakan ada sekira 5.000 hingga 28.000 warga Taiwan yang tewas dibantai dalam pemberontakan itu.

Pemberontakan warga Taiwan tersebut dilatarbelakangi Kuomintang dianggap licik dan kerap korup. Pembantaian itu ditandai dengan dimulainya teror putih, di mana puluh ribu orang hilang dan dipenjara. Peristiwa ini merupakan salah satu momentum terciptanya gerakan kemerdekaan Taiwan.

1968
Petinggi militer Amerika Serikat (AS), Jenderal Earl Wheeler, meminta kepada Presiden AS kala itu, Lyndon B. Johnson, untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Ibu Kota Vietnam, Saigon. Permintaan tersebut adalah upaya militer AS untuk segera menaklukkan wilayah Saigon. Saigon kini dikenal dengan nama Kota Ho Chi Minh.

Baca Juga: 27 Februari Sejarah Dunia: Bendera Nisshōki Jepang Hingga Meninggalnya Sayuti Melik

1975
Kecelakaan kereta bawah tanah terjadi di Moorgate, London, Inggris, pada 28 Februari 1975 sekira pukul 8.46 waktu setempat. Sebanyak 43 penumpang kereta tewas dan 74 lainnya luka-luka akibat insiden tersebut. Penyebab kecelakaan karena masinis kereta gagal mengerem atau berhenti di stasiun terakhir Moorgate. Kereta kemudian menabrak ujung dinding stasiun. Peristiwa itu menjadi salah satu kecelakaan kereta bawah tanah terburuk di London.

1986
Perdana Menteri Swedia Sven Olof Joachim Palme tewas dibunuh pada 28 Februari 1986. Politikus Partai Sosial Demokratik itu menghembuskan napas terakhir usai ditembak menjelang tengah malam di Stockholm. Sven Olof ditembak dalam sebuah penyergapan di jalanan pusat Kota Stockholm saat berjalan dengan istrinya Lisbeth Palme.

Sven Olof dan Palme dilaporkan saat itu baru saja selesai menonton film di bioskop. Tiba-tiba ada letusan tembakan yang mengenai Sven Olof dan istrinya. Olof terkena dua kali tembakan di perut. Sedangkan istrinya mengalami luka tembak di bagian punggung. Olof tewas saat dibawa ke rumah sakit. Sementara istrinya selamat. Hingga kini belum diketahui dengan pasti siapa pembunuh Olof sebenarnya.

1987
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet menandatangani perjanjian untuk menarik semua senjata nuklir yang mereka tempatkan di sejumlah negara di Eropa. Perjanjian itu diusulkan Pemimpin Uni Soviet kala itu, Mikhail Gorbachev.

1991
Perang Teluk Persia 1 atau yang sering disebut Gulf War terjadi sejak 2 Agustus 1990 hingga berakhir pada 28 Februari 1991. Awal penyebab perang teluk tersebut yakni karena adanya invasi Irak atas Kuwait. Irak menginvasi Kuwait dengan cepat dan menjadikan Kuwait sebagai Provinsi Irak pada 28 Agustus 1990.

Peperangan kemudian dimulai antara Koalisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan pihak Irak yang didukung oleh Uni Soviet dan Korea Utara. Perang ini berakhir dengan kemenangan pihak koalisi PBB dan sepakat membebaskan Kuwait. Saat itu kekuatan koalisi PBB jauh lebih besar yakni 660.000 personel ketimbang pihak Irak yang hanya setengahnya atau sekira 360.000. Sebanyak 378 pasukan koalisi PBB gugur, sedangkan dari pihak Irak ada 25.000 pasukan yang tewas.

1997
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang bagian utara Iran, tepatnya dekat Kota Ardabil, pada 28 Februari 1997 sekira pukul 12.57 waktu setempat. Gempa Ardabil 1997 itu dirasakan terjadi selama 15 detik. Gempa itu menewaskan 1.100 orang dan melukai sekira 2.600. Puluhan ribu bangunan juga turut rusak parah akibat gempa tersebut. Tercatat 12.000 rumah rusak atau hancur dan 160.000 ternak tewas di daerah Ardabil.

2002
Ratusan orang tewas dalam kerusuhan antar agama yang terjadi di Gujarat, India. Dilaporkan ada sebanyak 790 warga beragama Muslim dan 254 warga Hindu tewas dalam peristiwa itu. Kekerasan di Gujarat sendiri merupakan serangkaian insiden termasuk pembakaran Kereta Api Godhra yang berdampak pada kerusuhan komunal antara Hindu dan Muslim. Kerusuhan berawal dari serangan terhadap Kereta Sabarmati Express yang membawa 58 peziarah Hindu sekembalinya dari Ayodhya. Sebanyak 58 peziarah itu pun tewas. Berdasarkan laporan, pembakaran kereta didalangi oleh sekelompok massa.

2008
Jerman menjadi negara pertama yang mengakui Kosovo sebagai negara berdaulat yang merdeka dengan mendirikan kantor kedutaan besar di Ibukota Kosovo, Pristina. Beberapa hari kemudian, Jerman menunjuk duta besarnya untuk Kosovo.

2014
Ukraina menuduh Rusia telah mengirim pasukan militer untuk menduduki Kota Crimea di Ukraina. Bukan hanya itu, Ukraina juga menyebut Rusia telah menduduki Bandara Sevastopol untuk memprovokasi Ukraina ke dalam konflik bersenjata. Ini adalah awal invasi Rusia ke Ukraina yang sedang dilanda krisis.

soknws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here