Kusnadi Mundur dari Ketua PDI-P Jatim, Konsentrasi Proses Hukum KPK

Kusnadi Mundur
Kusnadi mundur dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur
top banner

Kusnadi Mundur dari Ketua PDI-P Jatim, Konsentrasi Proses Pemeriksaan KPK

SURABAYA, Nawacita – DPP PDI Perjuangan menyampaikan kabar terbaru terkait pengembangan proses dugaan tindak pidana korupsi oleh KPK RI terhadap DPRD Jatim dan Pemprov Jatim. Ketua DPRD Jatim Kusnadi dipastikan mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim untuk konsentrasi proses pemeriksaan KPK.

Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDI Perjuangran menyampaikan, keputusan mundurnya Kusnadi ini dalam rangka mencermati dengan seksama terhadap proses penegakan hukum yang dilakukan KPK RI atas dugaan tindak pidana korupsi sebagai tindak lanjut dari OTT KPK yang dilakukan pada tanggal 14 Desember terhadap wakil ketua DPRD Jawa Timur Sahat T Simanjuntak. “Atas dasar tersebut, DPP PDI Perjuangan ketika menerima laporan Bapak Kusnadi dalam kapasitas sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mengajukan pengunduran diri,” ungkap Djarot di kantor DPD PDI-P Jatim Sabtu, 4/2/2023.

Langkah Kusnadi tersebut diapresesi oleh DPP, agar bisa berkonsentrasi pada proses penegakan hukum tersebut. “Maka DPP Partai mengabulkan permohonan tersebut,” imbuh Djarot.

Djarot Saiful
Djarot Saiful Hidayat.

PDI Perjuangan, kata mantan Wagub DKI Jakarta ini mengaku terus berkomitmen di dalam upaya pencegahan korupsi dan berbagai upaya pencegahan. Termasuk melakukan Sekolah anti Korupsi yang saat itu dihadiri bapak komjen Pol Firli Bahuri beberapa waktu lalu. Bahkan saat itu seluruh peserta wajib menuliskan program pencegahan korupsi dari seluruh bakal Caleg yang ditulis tangan. “Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri juga terus mengingatkan Kepada kader untuk tidak melakukan korupsi danmeyalahgunakan kekuasaan,” terangnya.

baca juga : Surya Paloh Beri Kode ke Megawati, PDIP Respon Positif

Terkait soal Jawa Timur, DPP PDI Perjuangan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah, dan menilai apa yang dilakukan Pak Kusnadi sebagai sikap kesatria. Sikap bertanggung jawab di dalam mengedepankan Kepentingan Partai du atas Kepentingan pribadi dan golongan. “Pengunduran Pak Kusnadi dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan, kami apresiasi karena Pak Kusnadi tidak ingin menganggu proses konsolidasi dalam rangka Pileg dan Pilpres,” papar Djarot.

Atas dasar hal tersebut, DPP PDI Perjuangan percaya sepenuhnya pada KPK RI bahwa di dalam proses pemberantasan korupsi ini azas praduga tidak bersalah selalu dikedepankan. “KPK juga kami percaya untuk terus menjalankan program pemberantasan korupsi dengan adil,” mantan Walikota Blitar ini.

Untuk diketahui, pasca mundurnya Kusnadi, DPP langsung menunjuk Said Abdullah sebagai Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sampai waktu yang tidak ditentukan. Said ditugasi untuk rajin konsolidasi dan penguatan partai menghadapi Pemilu 2024.

bdo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here