1 Oktober Sejarah Dunia: Hari Kesaktian Pancasila Hingga Persidangan Nurnberg

0
142
1 Oktober
Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Sejarah Dunia: Pertempuran Gaugamela Hingga Tragedi Bom Bali 2005

JAKARTA, Nawacita – Pada 1 Oktober 1946, persidangan kasus-kasus yang melibatkan petinggi Nazi Jerman yang berlangsung sejak 20 November 1945 berakhir. Para petinggi Nazi itu lantas dijatuhi hukuman mati atas tuduhan kejahatan perang di masa Perang Dunia II.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-274—hari ke-274 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kalender Gregorian, 1 Oktober. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 1 Oktober yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 1 Oktober:

331 SM
Pasukan Kekaisaran Makedonia pimpinan Alexander III berhasil mengalahkan pasukan Kekaisaran Persia pimpinan Darius III dalam Pertempuran Gaugamela di dekat Gaugamela, Mosul yang kini menjadi bagian dari Irak. Atas kemenangan itu, Kekaisaran Makedonia berhasil seluruh menguasai Babylonia dan separuh wilayah yang sebelumnya dikuasai Persia.

1730
Pemimpin Kesultanan Ottoman, Ahmed III, harus turun dari takhtanya yang sudah ia kuasai selama 27 tahun. Ahmed III melepas takhtanya atas desakan para pemberontak yang terus menerus membuat keonaran di wilayah kekuasaan Kesultanan Ottoman.

1787
Pasukan Kekaisaran Rusia pimpinan Alexander Suvorov berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman di dekat Ozi, Kesultanan Ottoman atau kini Ochakiv, Ukraina. Kekalahan di salah satu pertempuran di masa Perang Rusia-Turki itu lantas memicu pasukan Ottoman untuk melakukan pengepungan di wilayah Ozi pada 1788.

Pertempuran Gaugamela.

1880
Pabrik lampu listrik pertama di dunia didirikan oleh Thomas Alva Edison di Michigan, Amerika Serikat (AS). Setahun sebelumnya, Thomas Alva Edison memang telah mengklaim sebagai penemu bola lampu pijar.

1939
Pasukan Jerman akhirnya berhasil menduduki Kota Warsawa di Belgia setelah melakukan pengepungan selama hampir sebulan. Kota Warsawa lantas dikuasai pasukan Jerman hingga akhir Perang Dunia II pada 1945.

1943
Pasukan Sekutu berhasil merebut Kota Napoli dari kekuasaan Italia dan Jerman. Keberhasilan itu diraih setelah pasukan Sekutu membombardir kota tersebut. Akibat serangan Sekutu, Napoli menjadi kota yang paling hancur di Italia selama Perang Dunia II.

Baca Juga: 30 September Sejarah Dunia: Peristiwa G30S/PKI Hingga Gempa Bumi Sumatera Barat

1946
Persidangan kasus-kasus yang melibatkan petinggi Nazi Jerman yang berlangsung di Nurnberg, Jerman, sejak 20 November 1945, berakhir. Para petinggi Nazi itu lantas dijatuhi hukuman mati atas tuduhan kejahatan perang di masa Perang Dunia II. Mereka lantas dieksekusi mati dengan cara digantung, 15 hari setelah persidangan yang disebut sebagai Persidangan Nurnberg itu berakhir.

1 Oktober
Persidangan Nurnberg.

1967
Bangsa Indonesia memperingati 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peristiwa ini terjadi setelah gagalnya Partai Komunis Indonesia (PKI), melakukan kudeta yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S) PKI. G30S PKI merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia, lantaran adanya tragedi percobaan kudeta menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dengan mengubah Indonesia sebagai negara komunis.

G30S PKI menelan korban enam perwira tinggi TNI AD dan seorang lainnya berpangkat pamen. Mereka Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani, Mayjen Raden Soeprapto, Mayjen Mas Tirtodarmo Haryono, Mayjen Siswondo Parman, Brigjen Donald Isaac Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

Presiden Soeharto melalui pemerintahan Orde Barunya menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Itu dilakukan guna menghormati gugurnya para pahlawan revolusi tersebut. Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Lokasi ini diketahui sebagai tempat ditemukannya keenam pahlawan revolusi tersebut.

Pemerintah juga mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September, untuk menggenang peristiwa G30S PKI. Lalu, sang saka merah putih akan kembali berkibar penuh pada 1 Oktober. Pada 1 Oktober, satuan RPKAD yang saat itu di bawah pimpinan Kolonel Sarwo Edhi Wibowo berhasil merebut Gedung RRI Pusat, dan Kantor Pusat Telekomunikasi yang sebelumnya dikuasai para pemberontak PKI.

Sementara itu, Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban dipimpin Mayjen Soeharto. Operasi ini kemudian dilanjutkan dengan penangkapan tokoh-tokoh yang diduga kuat terlibat G30S PKI. Pada akhir 1965, diperkirakan sekitar 500 ribu hingga 1 juta anggota, atau pendukung PKI ditumpas untuk melenyapkan gerakan kudeta PKI.

1977
Pele Pensiun dari Sepakbola, Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal sebagai Pelé adalah legenda sepak bola dunia yang berasal dari Brasil. Selama karirnya sebagai pemain, Pele berhasil membawa Brasil menjadi Juara Dunia Sepak bola sebanyak 3 kali, yaitu pada tahun 1958 di Swedia, tahun 1962 di Chili, dan tahun 1970 di Meksiko. Pele akhirnya pensiun pada 1977.

1981
Julio Cesar Clemente Baptista lahir di Sao Paulo, Brasil. Ia lantas dikenal luas sebagai pemain sepak bola yang pernah membela salah satu klub raksasa di Eropa, Real Madrid, dari 2005 hingga 2008. Sebelum pensiun pada musim panas 2019 ini, Baptista membela salah satu klub di Rumania, CFR Cluj, dari 2018 hingga 2019.

1991
Maulidia Octavia atau lebih dikenal dengan nama Via Vallen (lahir di Surabaya, 1 Oktober 1991; umur 27 tahun) adalah seorang penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia. Debut single pertama Via dengan judul “Selingkuh” rilis secara nasional pada awal tahun 2015 hingga pada akhirnya nama Via Vallen melejit pada tahun 2017 berkat lagu fenomenal berjudul “Sayang” yang semakin membuat Via banyak dikenal oleh pecinta musik di Tanah Air.

Saat ini video musik lagu berbahasa jawa tersebut telah ditonton lebih dari seratus juta kali di kanal Youtube. Hal ini merupakan salah satu rekor pencapaian yang luar biasa dalam karier Via Vallen sebagai penyanyi dangdut pendatang baru di Indonesia. Via juga adalah penyanyi dangdut yang menyanyikan theme song Asian Games 2018 ‘Meraih Bintang’.

1991
Pasukan Yugoslavia mulai mengepung Kota Dubrovnik di Kroasia demi merebutnya dari pasukan Kroasia. Peristiwa yang terjadi di masa Perang Kemerdekaan Kroasia itu berlangsung hingga 31 Mei 1992. Meski sudah melakukan pengepungan selama lebih dari tujuh bulan, pasukan Yugoslavia gagal menguasai Kota Dubrovnik.

2005
Bom Bali, Pengeboman Bali 2005 adalah serangkaian pengeboman yang terjadi di Bali pada 1 Oktober 2005. Terjadi tiga pengeboman, satu di Kuta dan dua di Jimbaran dengan sedikitnya 23 orang tewas dan 196 lainnya luka-luka. Bom bunuh diri ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pariwisata di Bali mengingat pada 12 Oktober 2002, serangan bom serupa menewaskan 202 orang.

soknws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Logo Munas HIPMI 2022

LEAVE A REPLY