Thursday, July 18, 2024
HomeBUMNEkonomi dan BisnisMenhub: Subsidi BBM yang Kurang Produktif Bisa Dialihkan untuk Konversi Motor Listrik

Menhub: Subsidi BBM yang Kurang Produktif Bisa Dialihkan untuk Konversi Motor Listrik

Menhub: Subsidi BBM yang Kurang Produktif Bisa Dialihkan untuk Konversi Motor Listrik

Jakarta, Nawacita | Anggaran subsidi BBM yang kurang produktif bisa dialihkan untuk biaya konversi motor listrik. Hal itu diungkap oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Macam pemda. Pemda kan pengen kotanya ramah lingkungan. saya pikir kalo mereka ramah lingkungan, mereka memberikan prioritas bagi warga kotanya menggunakan EV motor. Bisa jadi, anggaran yang tadinya kurang produktif digunakan untuk ini. Juga secara major subsidi yang tadinya digunakan untuk BBM itu bisa di konversi (ke motor listrik),” kata Budi di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/9).

Dia menjelaskan, program konversi motor listrik ini sesuai dengan perintah presiden yakni meminta Kementerian untuk memberikan prioritas guna pengembangan Electric Vehicle (EV). EV sendiri merupakan kendaraan yang menggunakan aliran listrik 100 persen dengan menggunakan baterai elektrik yang perlu diisi ulang.

motor hasil konversi
motor hasil konversi

“Sejalan dengan apa yang disampaikan pak presiden lewat Perpres bahwa kementerian diminta untuk memberikan prioritas untuk EV ini. Artinya katakan mobil dan motor kita lakukan penggantian (konversi),” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah akan mempercepat penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di lingkungan kementerian/lembaga. Hal ini sebagai upaya menurunkan emisi karbon di udara. Apalagi, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan Pemerintah memiliki banyak kendaraan dinas berupa motor.

“Banyak juga motor-motor dinas yang dimiliki kementerian/lembaga dan ini akan jadi prioritas,” kata Budi saat ditemui di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta Pusat, Senin (19/9).

Baca Juga: Survei BBM Subsidi, Mayoritas Setuju Pertalite untuk Motor dan Angkutan Umum

Selain motor, mobil dinas pemerintah juga akan diganti menggunakan mobil listrik berbasis baterai.

“Artinya mobil kita lakukan penggantian atau yang baru,” imbuhnya.

Di sisi lain, saat ini pihaknya bersama Kementerian Keuangan tengah berdiskusi terkait pemberian subsidi untuk pengguna kendaraan listrik. Terutama bagi kendaraan konversi dari BBM ke listrik.

“Kita bersama-sama sedang berdiskusi dengan Kemenkeu diupayakan ada subsidi. Pada saat konversi itu ada subsidi terutama pertama kali tentu kendaraan motor,” kata dia. mrdk

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru