Thursday, July 18, 2024
HomeBUMNEkonomi dan BisnisKadin Dorong Ekspor UMKM Kelapa ke Beberapa Negara di Asia

Kadin Dorong Ekspor UMKM Kelapa ke Beberapa Negara di Asia

Kadin Dorong Ekspor UMKM Kelapa ke Beberapa Negara di Asia

Jakarta, Nawacita | Kadin dorong ekspor UMKM kelapa ke beberapa negara di Asia. Pelaku UMKM di Sulawesi Selatan ini melakukan ekspor kopra. Kopra merupakan produk turunan berbahan utama buah kelapa yang dikeringkan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Dian Prasetyo mengatakan salah satu kunci dalam memperbaiki perekonomian bangsa dengan peningkatan ekspor dan tentunya peningkatan kualitas produk-produk ekspor Indonesia. Permintaan terhadap komoditas kelapa dan turunannya cukup tinggi dari pasar internasional.

“Siapa sangka, kelapa kering ini menjadi incaran berbagai negara di luar negeri. Ekspor kopra tak terelakkan jumlahnya, puluhan ton kopra Sulawesi mendarat di belahan negara Asia seperti India, Thailand, Pakistan, hingga Vietnam,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).

ilustrasi kelapa kering
ilustrasi kelapa kering

Dalam mendukung pengembangan sektor ini, Kadin Indonesia menggandeng PT Restu Graha Dana dan CV Aflaha Coconut Mandiri bertekad bekerja sama dalam membina, menyerap produk, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani.

Saat ini PT Restu Graha Dana dan CV Aflaha Coconut Mandiri telah mengekspor kopra asal Sulawesi Selatan dan berbagai provinsi di Sulawesi ke beberapa negara tujuan, antara lain Pakistan, Afghanistan, India, Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Kadin Jaktim Jalin Sinergi Bisnis dengan Kadin Bali dan Denpasar

Menurutnya komoditas kelapa dan produk turunannya memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Maka itu, petani kelapa di Sulawesi Selatan harus diberdayakan dan tentunya kualitas produk ekspor kelapa dan turunannya harus ditingkatkan.

“Kadin Indonesia dalam hal ini akan terus mengedukasi dan mengoptimalkan potensi UMKM-UMKM binaan,” ucapnya. rpblk

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru