Ditemani Anak Khofifah, Emil Dardak Hadir di Kejurnas Pacu Kuda

0
218
Emil Dardak Hadir di Kejurnas
Ditemani Ali Mannagalli (baju batik), Emil Dardak Hadiri Kejurnas Pacu Kuda yang digelar Pordasi di Pasuruan, 31/7/2022.

Emil Dardak Hadir di Kejurnas Berkuda yang sempat Vakum 2 Tahun

Pasuruan | nawacita – Ali Mannagalli dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak hadir di Kejurnas Seri I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu Kuda Indonesia Derby ke-56 tahun 2022. Ali Mannagalli Parawansa merupakan anak bungsu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tampak akrab bersama Emil Dardak di Gelanggang pacuan kuda Ki Ageng Astro Joyo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (31/7/2022).

Kehadiran Wagub Emil Dardak disambut panitia dan peserta Kejurnas yang rata-rata memiliki kuda pacu hebat di Indonesia. H M Samwil salah satu pengurus pusat Pordasi merupakan salah satu penghobi olahraga kuda asal Jawa Timur yang ikut jadi panitia.  Dalam kesempatan itu, Emil Dardak juga menyerahkan secara langsung trofi kepada tiga pemenang di Final Seri I ini kategori Kelas 2 Tahun Pemula C/D 1.200 M.

Posisi pertama yang disabet Provinsi Sulawesi Tenggara dengan kuda Marshall dan joki Jones Paendong milik Olly Dondokambey Gubernur Sulut. Posisi kedua dari DKI Jakarta yaitu kuda Pison Sion dan joki Marsel Singal milik Aryo P. S. Djojohadikusumo, dan pada posisi ketiga kuda Chelsie dengan joki Ahmad Saefudin milik Abdul M. Makarim dari Nusa Tenggara Barat.

Emil Dardak Hadir di Kejurnas
Emil Dardak Hadir di Kejurnas Pacu Kuda ditemani Ali Mannagalli (baju batik).

Sebagai informasi, pada seri I akan mempertandingkan kelas 3 tahun A/B Indonesia derby jarak 2.000 meter, kelas 3 tahun C/D 1.600 meter, kelas 2 tahun pemula A/B 1.400 meter, kelas 2 tahun pemula C/D 1.200 meter, kelas 4 tahun A/B 1.400 meter 2.000 meter.

Baca Juga : PP Pordasi Pastikan Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Tiga Mahkota Kantongi Ijin Prokes

Dalam sambutannya, Emil mengatakan, kejurnas yang diinisiasi oleh Pengurus Pusat PORDASI ini mengenalkan lebih jauh pada masyarakat olahraga berkuda.

Tak hanya itu, ajang ini juga menciptakan wadah untuk bersaing, berprestasi bagi atlet maupun peminat olahraga berkuda, sekaligus mencari bibit-bibit atlet berkuda di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

“Seperti yang telah kita ketahui bersama, Kejurnas ini bertujuan memasyarakatkan olahraga berkuda. Olahraga ini bukan merupakan olahraga baru, namun di indonesia sendiri perlu dilakukan usaha yang lebih agar peminatnya semakin banyak. Ini tonggak munculnya bibit-bibit baru yang berkualitas untuk Jatim dan Indonesia,” jelasnya.

Khususnya, lanjut Emil, menjelang PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara yang akan kembali mempertandingkan olahraga berkuda. Sehingga ketika sering diadakan single event untuk lebih meningkatkan pengalaman bertanding buat atlet berkuda. “Ini motivasi bagi daerah menyiapkan kontingennya masing-masing, apalagi PON XXI 2024 akan kembali mempertandingkan olahraga berkuda,” ucap Emil.

Mewakili Pemprov, Emil menyebut fasilitas dari Gelanggang Pacuan Kuda Ki Ageng Astrojoyo di Pasuruan patut diberikan apresiasi. Sebab telah dibenahi dan dapat makin mendukung performa para atlet dan memberikan kenyamanan bagi para penonton. Terlebih lagi, disediakan pula stan untuk para UMKM yang menjajakan makanan serta minuman di area sekitar gelanggang. “Tentunya kita semua berharap selain menonton Kejurnas, kita menikmati kuliner dan keinsahan pariwisata di Jatim,” pungkasnya. bdo

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY