Produk Mie Instan Indomie Asal Indonesia Sudah Mendunia, Tersebar di 100 Negara

0
128
Mie Instan Indomie
Produk Mie Instan Indomie Asal Indonesia Sudah Mendunia, Tersebar di 100 Negara

Produk Mie Instan Indomie Sempat Meraih Penghargaan Kategori Mie Instan Terenak di 2019

JAKARTA, Nawacita – Sudah tidak diragukan lagi salah satu produk mie instan Indomie asal Indonesia sudah dikenal hampir di seluruh penjuru dunia. Bahkan, Indomie masuk dalam jajaran merek mie instan terenak di tingkat internasional.

Pada April 1970, Djajadi Djaja dkk mendirikan Sanmaru Food Manufacturing. Lalu pada 1972, mereka mulai memproduksi mie instan dengan nama Indomie, yang berasal dari singkatan Indonesia dan Mie.

Kemudian, Liem Sioe Liong yang seorang pembisnis tepung terigu ikut bergabung dengan Djajadi dan mendirikan PT Indofood Eterna pada 1984. Kini, telah berganti nama menjadi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Melansir laman resmi Indofood, Indomie merupakan salah satu produsen mie instan terbesar di dunia dengan berbagai rasa mulai dari ayam, sayur, hingga ayam kari. Produk unggulannya yakni Indomie Mi Goreng. Indomie kini telah berusia setengah abad.

Baca Juga: Produk Gitar Indonesia Laris Manis di Pameran Alat Musik Dunia NAMM Show

Indomie mempunyai pangsa pasar sekitar 70% dari pangsa pasar mie instan di Indonesia dan telah diperdagangkan di 100 negara di dunia termasuk Asia, Australia, New Zealand, Afrika, Amerika Serikat, Kanada, Eropa dan Timur Tengah dengan kapasitas produksi sebanyak 19 miliar bungkus per tahun.

Produk Mie Instan Indomie Asal Indonesia Sudah Mendunia, Tersebar di 100 Negara.

Bahkan di Afrika, Indomie menjadi primadona dan berhasil memenangkan penghargaan, termasuk penghargaan produk mie instan yang paling banyak dipilih di Afrika berdasarkan Kantar Worldpanel bertajuk Brand Footprint. Tidak hanya itu, melansir LA Times Food, Indomie dengan rasa mie goreng berada pada urutan kesepuluh dengan kategori mie instan terenak di 2019.

Beberapa waktu lalu, bahkan viral seorang warga negara Indonesia membuka warung kopi (warkop) di New York, Amerika Serikat dengan menyediakan mie instan ala Indonesia. Harga satu mangkuk mie instan porsi single di banderol US$3 atau setara dengan Rp 44 ribuan (asumsi kurs Rp 14.992/US$). Harga tersebut belum termasuk pelengkap seperti telur, kornet atau keju.

Melansir berbagai sumber, berikut ini harga indomie di luar negeri:

  1. Malaysia : 0,87 ringgit (Rp 2.927/bungkus)
  2. Australia : 0,65 dolar Australia (Rp 6.853/bungkus)
  3. Jerman : 1,81 euro (Rp 28.375/ bungkus)
  4. Kanada : 2.27 dolar Kanada (Rp 23.939/bungkus)
  5. Singapura 0,4 dolar Singapura (Rp 3.914/bungkus)
  6. Jepang :170 yen (Rp 20.000/ bungkus)
  7. Hong Kong : 2.87 dolar Hong Kong (Rp 4.899/bungkus)
  8. Inggris : 0,47 pound (Rp 8.088/bungkus)
  9. Ghana Afrika : 1,2 Cedi Ghana (Rp 2.880/bungkus)
  10. Eropa : 0,49 euro atau sekitar Rp 7.500 per bungkus

Sementara itu di Indonesia, harga Indomie bervariatif tergantung rasa. Misalnya harga Indomie Kari Ayam Rp 2.450 per bungkus dan Indomie Soto Mite Rp 2.500 per bungkus.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2022, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat kenaikan penjualan bersih 14% secara tahunan menjadi Rp 17,19 triliun. Sementara laba usaha turun 7% secara tahunan menjadi Rp 3,53 triliun dari sebelumnya Rp 3,82 triliun karena kenaikan berbagai harga komoditas.

Meski begitu, margin usaha masih terjaga di level 20,6%. Periode yang sama tahun lalu, angkanya sebesar 25,3%. Alhasil, ICBP masih mampu mengerek laba bersih 12% secara tahunan menjadi Rp 1,94 triliun dari sebelumnya Rp 1,74 triliun. Kini, ICBP telah memiliki jumlah tenaga kerja 35.994 karyawan.

cnbnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY