Menyebarkan Foto dan Video Korban Kecelakaan di Medsos, Bisa Dihukum Penjara

0
254
Menyebarkan Foto dan Video
Menyebarkan Foto dan Video Korban Kecelakaan di Medsos, Bisa Dihukum Penjara

Sosialisasi Soal Larangan Menyebarkan Foto dan Video Korban Kecelakaan di Medsos

JAKARTA, NawacitaMenyebarkan foto dan video korban kecelakaan di medsos (Media sosial), Bisa dihukum penjara, Kecelakaan maut terjadi antara truk Pertamina dengan sejumlah pengendara kendaraan bermotor di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (18/7/2022) sekitar pukul 15:30 WIB.

Peristiwa itu terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Dengan viralnya video kecelakaan di media sosial, tak menutup kemungkinan ada banyak pengguna internet menyebarkan foto dan video para korban.

Namun nyatanya ada hukum menyebar foto dan video korban kecelakaan di media sosial. Bahkan, ada ancaman hukuman penjara sampai 6 tahun terkait perbuatan tersebut. Yuk simak penjelasan tentang larangan sebar foto dan video korban kecelakaan di medsos berikut ini.

Hukum Menyebarkan Foto dan Video Korban Kecelakaan di Medsos

Ada hukum di Indonesia yang mengatur tentang penyebaran foto dan video korban kecelakaan di media sosial. Hal itu diatur dalam UU ITE Pasal 27 ayat 1 yang berbunyi:

“Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun.”

Baca Juga: Pemerintah akan Jerat Pelaku Penyalahgunaan BBM-LPG Dipenjara dan Denda Rp60 M

Hal tersebut diungkap oleh akun Instagram @humaspoldajatim. Mereka juga memberikan pesan pada netizen untuk berhati-hati.

Menyebarkan Foto dan Video
Menyebarkan Foto dan Video Korban Kecelakaan di Medsos, Bisa Dihukum Penjara.

Halo sobat humas, For your information nih , Sebar Foto Korban Kecelakaan di Medsos Diancam 6 Tahun Bui, UU ITE Pasal 27 ayat 1. Jadi jangan lupa selalu saring sebelum sharing ya. .Be smart netizen okey @divisihumaspolri” kata akun @humaspoldajatim pada 13 Juli 2022.

Belum lama ini, Satlantas Polres Probolinggo Kota juga mensosialisasikan larangan menyebarkan foto dan video korban kecelakaan di media sosial. Jika membandel, maka siap-siap akan dijerat Undang-Undang Informasi dan Elektronik (UU ITE).

Selain melanggar UU ITE, penyebaran foto dan video di media sosial dinilai akan melukai perasaan keluarga korban. Untuk itu pihaknya dengan tegas mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menyebarnya di seluruh platform media sosial.

suanws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY