Tender Benur Rp 4,3 Miliar Batal, Kabag PBJ Kukar Bungkam

0
102
Tender Benur Rp 4,3 Miliar
ilustrasi Benur.

Tender Benur Rp 4,3 Miliar Batal setelah ada sanggahan

Kukar | nawacita – Setelah menuai protes dari masyarakat, Tender Benur Benur Rp 4,3 Miliar untuk Kelompok Pembudidaya Ikan di Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur tiba-tiba dibatalkan. Tidak jelas apa pertimbangan Pokja45 Kukar, kenapa tender bibit Lobster untuk rakyat ini dibatalkan secara tiba-tiba.

Informasi yang berhasil dihimpun, pembatalan tender tersebut diduga kuat karena perusahaaan yang bakal dimenangkan tidak memenuhi syarat dokumen klasifikasi teknis pengadaan benur yang telah ditetapkan panitia pokja. “Setelah disanggah dan diprotes masyarakat, tender dibatalkan. Ini aneh, padahal ada pemenang cadangna nomer dua dan tiga,” ungkap sumber di internal Pemkab Kukar, Minggu (10/7/2022).

Informasi pembatalan ini sebenarnya sudah terdengar sejak hari Kamis 7 Juli 2022. Satu hari sebelum masa sanggah ditutup tanggal 8 Juli 2022. Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar Aspianur Sandi, masih bungkam. Dihubungi melalui ponselnya, tidak ada jawaban sama sekali.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadaan Benur untuk Kelompok Pembudidaya Ikan di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur senilai Rp 4,3 Miliar terindikasi melanggar aturan Tender. Awalnya, Pokja 45 Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Kukar memenangkan peserta tender yang tidak memenuhi syarat kualifikasi dan Teknis.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum DPD Bravo 5 Kalimantan Timur, Thomas Handriawan usai mendapat laporan dari masyarakat, Senin (4/7/2022). Dimana dalam proses pengadaan Benur (bibit udang windu) tidak sesuai dengan persyaratan dokumen-dokumen yang telah ditentukan dan disl syaratkan oleh panitia sendiri. Saat ini, proses tender sedang dalam Tahap Evaluasi ulang dan jadwal selanjutnya adalah penetapan pemenang. “Kami mendapatkan laporan ada indikasi melanggar aturan oleh Pokja Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Kukar karena memenangkan peserta tender yang tidak memenuhi syarat paling vital dalam pengadaan Benur,” ungkap Thomas, Senin (4/7/2022).

Tender Benur Rp 4,3 Miliar
Thomas Handriawan Bravo5 Kaltim.

Gayung bersambut, tudingan atas indikasi pelanggaran terhadap pengadaan Benur (bibit Udang Lobster) dari Ormas Bravo5 Kaltim direspon Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Kutai Kertanegara, Aspianur Sandi. Saat dikonfirmasi, 5/7/2022 lalu, Ia menyampaikan berdasarkan klarifikasinya, Pengadaan Benur dengan PAGU senilai Rp 4,3 Miliar saat ini masih dalam Tahap evaluasi pasca terjadinya sanggahan.

Baca Jugas : Bravo5 Ungkap Pengadaan Benur Rp4,3 M di Kukar Terindikasi Melanggar Aturan

Aspianur Sandi mengatakan, pemenang tender memang sudah dilakukan penetapan, Jumat 1/7/2022. Setelah penetapan, maka dibuka masa sanggah selama 5 sampai tanggal 7 Juli 2022. “Betul sudah ditetapkan, dan dalam 5 Hari masa sanggah (benar) ada sanggahan,” jelas Aspianur Sandi, saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).

Menurut pejabat yang akrab disapa Sandi ini, karena ada sanggahan dari peserta tender, maka dilakukan evaluasi. Pihaknya mengaku sudah menerima sanggahan Pengadaan Benur yang rencananya diperuntukkan kepada sejumlah Kelompok Pembudidaya Ikan di beberapa kecamatan Kutai Kertanegara. “Hasil Sanggahan diterima oleh pokja pengadaan barang dan PPK, maka selanjutnya akan dilakukan evaluasi ulang dokumen penawaran,” jelas Sandi.

Ia memastikan bahwa tahapan Tender Pengadaan Benur ini belum final. Sehingga belum ada yang ditetapkan sebagai pemenang. “Ini masih tahap evaluasi dokumen penawaran,” imbuhnya. bdo

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY