Meski Nihil Kasus, Kemenkes Minta Warga Waspada Cacar Monyet

0
87
ilustrasi

Jakarta, Nawacita | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat waspada terhadap penyakit cacar monyet yang saat ini ditemukan di sejumlah negara.

Melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2752/2022, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan cacar monyet dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung 2-4 pekan, tapi dalam beberapa kasus berujung kematian.

“Bisa berkembang menjadi berat dan bahkan kematian, tingkat kematian 3-6 persen. Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan orang ataupun hewan yang terinfeksi, atau melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut,” kata Maxi, Senin (30/5).

Cacar monyet disebabkan virus Human Monkeypox (MPVX). Hingga saat ini belum ada temuan kasus di Indonesia.

Baca Juga: WHO Mewanti-wanti Komunitas LGBT, Cacar Monyet bisa Menular Lewat Hubungan Seks

Sejak 13 Mei, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima laporan kasus-kasus cacar monyet yang berasal dari negara non-endemis dan saat ini telah meluas ke tiga regional WHO yaitu Eropa, Amerika, dan Pasifik Barat

Negara non-endemis yang telah melaporkan kasus meliputi Australia, Belgia, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, dan Amerika. Berdasarkan laporan WHO per 21 Mei 2022, sebagian besar kasus dilaporkan dari pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara endemis.

Namun, sebagian kasus berhubungan dengan adanya keikutsertaan pada pertemuan besar yang dapat meningkatkan risiko kontak baik melalui luka, cairan tubuh, droplet, dan benda yang terkontaminasi.

Selain itu, Kemenkes meminta pemerintah daerah menyebarluaskan informasi tentang cacar monyet kepada masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya, serta berkoordinasi dengan dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan satwa liar di wilayahnya.

“Menindaklanjuti laporan penemuan kasus dari fasyankes dengan melakukan investigasi dalam 1 x 24 jam termasuk pelacakan kontak erat,” ujarnya. cnn

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY