DPRD Jatim Soroti Peran Bakorwil, Jangan Hanya Boros Anggaran

0
72
Panitia khusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) 2021 DPRD Jawa Timur soroti keberadaan badan koordinasi wilayah (Bakorwil).

SURABAYA, Nawacita – Panitia khusus (Pansus) Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) 2021 DPRD Jawa Timur soroti keberadaan badan koordinasi wilayah (Bakorwil). Keberadaan Bakorwil kendapat perhatian pansus untuk nanti dimasukkan dalam rekomendasi pansus.

Anggota Pansus KLPJ Gubernur 2021 DPRD Jawa Timur Samsul Arifin mengatakan, Bakorwil harusnya bisa memiliki fungsi yang lebih besar lagi. Namun, saat ini seolah tidak ada fungsinya.

“Saya contohkan banjir di Bleega (Bangkalan) dan Sampang. Itu kan Bakorwil malah tidak mengerti. Tapi kita mendesak dinas untuk segera menyelesaikannya,” ujarnya saat rapat LKPJ 2021, Rabu (20/04/22)

Baca Juga: Aksi Demo Mahasiswa Cipayung Plus Surabaya Berjalan Dengan Aman dan Ditutup Dengan Buka Puasa Bersama di Depang Gedung DPRD Jatim

Politikus PKB itu mempertanyakan tupoksi Bakorwil yang seolah justru terlihat tidak jelas. Program gubernur langsung dilakukan oleh dinas, sehingga terkesan tak terlihat peran Bakorwil.

Harusnya, kata dia, Bakorwil ini memiliki peran koordinasi yang strategis dengan kewilayahan. “Taunya kalau sudah gini paparan, tahu ternyata ada program ini, program itu, ada penyelesaian apa daerah itu,” kata dia.

Sementara itu Wakil Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2021 DPRD Jatim Guntur Wahono mengusulkan ada tim kajian terkait kinerja Bakorwil tersebut. Bila memang masih dibutuhkan, bisa didukung anggarannya agar perannya lebih kuat lagi.

“Sekarang tinggal dilihat penting tidak keberadaan Bakorwil, kalau dipandang penting disuport, tapi kalau tidak penting dibubarkan,” kata politikus PDI Perjuangan tersebut.

Jangan sampai keberadaan Bakorwil justru hanya terkesan pemborosan APBD. “Jangan sampai ada tapi tidak diurusi,” katanya.

ncnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

LEAVE A REPLY