Pemerintah Buka 758 Ribu Formasi Penerimaan Guru ASN PPPK 2022

0
132
Pemerintah Buka 758 Ribu Formasi Penerimaan Guru ASN PPPK 2022

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi atau Kemendikbud Ristek membuka kembali formasi PPPK untuk tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK tahun 2022, Kemendikburistek membuka 758.018 formasi.

Untuk kebutuhan PPPK, Pemerintah Daerah atau Pemda saat ini baru mengusulkan sebanyak 17,3 persen atau 131.238 formasi guru. Formasi guru tersebut termasuk guru seni budaya, guru agama, guru Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), dan guru kelas TK.

Iwan Syahril selaku Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek, mengatakan, “Kemendikbud Ristek dengan Panitia Seleksi Nasional, Kemenkeu dan Kemendagri akan melanjutkan koordinasi dengan Pemda.”

Menurut Iwan, saat ini sedang menunggu terbitnya aturan mekanisme baru seleksi PPPK untuk disosialisasikan dan dikoordinasikan dengan seluruh Pemda.

“Ini kami lakukan supaya bisa menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi pada tahun 2021 dan tidak terjadi lagi pada 2022 sehingga proses rekrutmennya menjadi lebih baik,” tutur Iwan dikutip dari laman berita Kemdikbud.

Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal akan Naikkan Harga Pertalite

Iwan juga mengungkapkan bahwa formasi untuk tahap ketiga di 2021 tetap ada dan rencananya akan digabungkan dengan formasi di 2022. “Penyempurnaan mekanisme rekrutmen guru PPPK tahun 2022 ini diharapkan dapat mempercepat penuntasan pemenuhan satu juta guru ASN,” ujar Iwan.

Untuk anggaran formasi tahun 2022, Kemenkeu telah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-203/PK/2021 tertanggal 13 Desember 2021. Yang ditunjukkan kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota mengenai perhitungan anggaran PPPK guru, dalam alokasi dana alokasi umum (DAU) tahun anggaran 2022.

“Kebutuhan gaji pokok PPPK guru 2022 sebanyak 14 bulan, termasuk THR dan gaji ketiga belas, dengan asumsi guru yang lulus tahun 2021 mulai digaji pada Januari 2022,” kata Iwan. Sedangkan untuk guru yang lulus tahun 2022, Iwan menuturkan akan mulai digaji pada Oktober 2022 sehingga akan mendapatkan tiga bulan gaji.

Selain itu Iwan juga mengungkapkan alokasi dana yang telah diperhitungkan dalam alokasi DAU 2021, dan alokasi DAU 2022 untuk PPPK guru bersifat earmarked. Yang artinya tidak bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya, untuk itu pemerintah pusat berharap agar Pemda untuk sesegera mungkin mengajukan formasi guru PPPK tahun 2022.

pkrtnws.

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

LEAVE A REPLY