Pelaku UMKM Diharuskan Segera Urus NIB

0
134
Ilustrasi pelaku UMKM.

Surabaya, Nawacita – Ari Prabowo Aktivis Pemberdayaan Masyarakat mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) segera mengurus nomor induk berusaha (NIB).

Dengan NIB, mereka bisa mendapatkan legalitas usaha dan kemudahan sertifikasi halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI) oleh pemerintah.

Ari menggambarkan, jika NIK dalam KTP sebagai bukti identitas warga negara, maka NIB layaknya bukti sah (legalitas) dalam dunia usaha.

Dia juga menyebut, NIB juga bertujuan untuk memangkas sistem perizinan usaha yang berbelit-belit.

Apalagi, proses pembuatannya mudah, yakni mendaftar secara online di laman www.oss.go.id dan tidak dipungut biaya.

“Ini untuk memangkas keruwetan-keruwetan di daerah dalam hal pengurusan izin. SIUP, TGP, IUMK, dihapus jadi NIB. Pembuatan gratis dan hanya lewat online. Kalau offline dan disuruh bayar, hati-hati,” kata Ari, Senin (3/1/2021).

Dalam NIB sendiri, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan pelaku UMKM. Seperti fasilitas sertifikasi halal, izin edar, izin merek, dan sertifikat SNI.

Dia mencontohkan, seperti usaha makanan dan minuman, maka secara otomatis sertifikasi halal sudah difasilitasi pemerintah alias gratis.

“Tetap mengikuti audit, ngisi formulir, hanya difasilitasi, dibayari,” kata pria yang juga pendamping UMKM itu.

Mindset digital pelan-pelan harus diajukan ke UMKM. Kalau sekarang UMKM diberi tahu, maka akan memudahkan mereka. Termasuk wilayah yang terbiasa dengan NIB, sudah akan biasa,” ujarnya.

Bagi pelaku UMKM yang masih kesulitan mengurus NIB sendiri secara online, mereka bisa meminta bantuan ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) seperti di Siola, Surabaya.

“NIB itu kewajiban, dimudahkan oleh pemerintah mulai permodalan sertifikasi, akses jejaring akan disaring dari NIB yang tertib,” ujar Ari.

Sebelumnya, ribuan pelaku UMKM di Jawa Timur sudah dapat NIB yang disaksikan langsung oleh Bahlil Lahadalia Menteri Investasi RI/Kepala BKPM, Erick Thohir Menteri BUMN RI, dan Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM RI.

Bahlil Menteri menuturkan, negara harus bisa hadir untuk membantu para UMKM. Apalagi, UMKM di Jatim jumlahnya paling banyak. Tercatat investasi UMKM di Jatim sudah menembus Rp430 triliun.

“NIB ini bisa mengembangkan usaha UMKM. Mereka nggak boleh dipersulit, jangan juga kena biaya,” kata Bahlil.

ss.

LEAVE A REPLY