Wisma Atlet Lockdown, DPR RI: Harus Dilengkapi Testing dan Tracing Yang Lebih Luas

0
226

Jakarta, Nawacita – Kebijakan lockdown sementara Wisma Atlet dinilai tepat guna mengantisipasi meluasnya penularan varian Omicron. Anggota Komisi IX DPR RI mengatakan lockdown yang dilakukan harus dibarengi dengan dengan testing dan tracing yang lebih luas.

Menurutnya, selama satu minggu terakhir, ada banyak orang yang berinteraksi atau kontak erat dengan orang yang dikarantina atau petugas yang bekerja di sana. Artinya, mereka yang sempat berinteraksi dan kontak erat bisa saja telah terinfeksi. Orang-orang inilah yang perlu ditelusuri.

“Kalau pendataannya bagus, saya kira tidak sulit untuk menemukan orang-orang tersebut. Apalagi kalau penghuni dan pekerja di Wisma bisa memberikan informasi. Testing dan tracing ini diperlukan untuk memastikan bahwa varian Omicron ini tidak menyebar di luar Wisma,” kata Saleh, kepada wartawan, Jumat (17/12/2021).

Lebih lanjut, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, meminta agar pemerintah memastikan ketersedian logistik selama lockdown berlangsung. Serta seluruh penghuni Wisma dan pekerja yang ada di sana harus dipastikan sehat dan tidak tertular.

“Dengan lockdown, orang tidak boleh masuk dan keluar lagi ke Wisma selama tujuh hari ke depan. Semua orang yang ada di dalam, diharapkan dapat bersabar. Begitu juga keluarga yang ada di luar diharapkan dapat menunggu. Kalaupun mau berkomunikasi, bisa melalui gadget, android, atau alat komunikasi lainnya,” ucapnya.

“Namun tentu harus dipastikan kebutuhan logistik mereka yang ada di wisma dapat terpenuhi. Makan, minum, perlengkapan harian, dan lain-lain harus mencukupi. Dengan begitu, mereka bisa melalui hari-hari karantina di sana dengan baik,” tambah Ketua Fraksi PAN DPR RI itu.

Penulis: Alma Fikhasari

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY