7 Desember: Hari Penerbangan Sipil Internasional

0
150
Hari Penerbangan Sipil Internasional

Jakarta, Nawacita – Hari Penerbangan Sipil Internasional ditetapkan pada tahun 1994 sebagai bagian dari peringatan 50 tahun International Civil Aviation Organization (ICAO), yang didirikan pada tahun 1944 untuk menjalin kerjasama dan keseragaman dalam penerbangan internasional.

Hari Penerbangan Sipil Internasional bertujuan untuk membangkitkan kesadaran tentang pentingnya penerbangan sipil internasional. Peringatan tahunan ini juga mengakui peran unik yang dimainkan penerbangan sipil dalam menciptakan jaringan transit cepat di seluruh dunia.

Penerbangan sipil mewakili semua penerbangan non-militer. Ini mencakup kegiatan penerbangan yang dilakukan oleh sektor swasta dan komersial. Penerbangan sipil membantu meningkatkan perkembangan sosial dan ekonomi Negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui bahwa penerbangan internasional juga merupakan komponen penting dari perdamaian dan kemakmuran global.

Berikut telah kami rangkum tentang Hari Penerbangan Sipil Internasional beserta dengan sejarahnya.

Hari Penerbangan Sipil Internasional

Melansir dari icao.int, Hari Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) didirikan pada tahun 1994 sebagai bagian dari peringatan 50 tahun ICAO. Pada tahun 1996, berdasarkan inisiatif ICAO dan bantuan Pemerintah Kanada, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi mengakui 7 Desember sebagai Hari Penerbangan Sipil Internasional dalam sistem PBB.

Hari Penerbangan Sipil Internasional diadakan untuk mengakui manfaat sosial, ekonomi dan perkembangan dari penerbangan dan perjalanan udara internasional serta untuk memperingati peran ICAO dalam keselamatan, efisiensi dan keseragaman dalam penerbangan global.

Tujuan ICAO

Tujuan dari Hari Penerbangan Sipil Internasional adalah untuk membantu membangkitkan dan memperkuat kesadaran di seluruh dunia akan pentingnya penerbangan sipil internasional bagi perkembangan sosial dan ekonomi, dan tentang peran unik ICAO dalam membantu negara-negara untuk bekerja sama dan mewujudkan angkutan cepat global yang sesungguhnya untuk melayani seluruh umat manusia.

Setiap lima tahun sekali, bertepatan dengan peringatan ICAO (2014/2019/2024/2029/dst.), Dewan ICAO menetapkan tema peringatan khusus untuk Hari Penerbangan Sipil Internasional. Di antara tahun-tahun peringatan ini, perwakilan Dewan memilih satu tema untuk periode intervensi selama empat tahun penuh.

Dewan telah memutuskan bahwa hingga 2023, tema yang ditentukan adalah: “Advancing Innovation for Global Aviation Development” (Memajukan Inovasi untuk Pengembangan Penerbangan Global).

Logo ICAO

Mengutip dari timeanddate.com, logo ICAO mirip dengan logo PBB, di mana logo ICAO memiliki sepasang sayap pesawat yang ditumpangkan pada logo PBB. Logo PBB menampilkan proyeksi peta dunia (tanpa Antartika) yang berpusat di Kutub Utara, dan tertulis dalam karangan bunga yang terdiri dari cabang-cabang konvensional pohon zaitun yang disilangkan.

Ranting zaitun melambangkan perdamaian, dan peta dunia menggambarkan wilayah yang menjadi perhatian PBB dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu perdamaian dan keamanan. Proyeksi peta meluas hingga 60 derajat lintang selatan, dan mencakup lima lingkaran konsentris.

 

Mrdk.

LEAVE A REPLY