Berdayakan Penyandang Disabilitas, Mensos Gelontorkan Anggaran 400 Miliyar

0
136
Menteri Sosial, Tri Rismaharini

Jakarta, Nawacita – Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan anggaran untuk Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial sebanyak 1 trilun pada 2022, yang mana sebanyak 400 miliyar atau 40 persen dari anggaran tersebut digunakan untuk penyandang disabilitas.

“Untuk penyandang disabilitas kita ambil 400 miliyar pada 2022. Karena kami harus membantu yang tuna sosial, kemudian anak-anak terlantar, lansia dan sebagainya. Jadi 1 triliun kita bagi, terbesar untuk disabilitas 400 miliyar,” kata Risma, dalam konferensi pers “Hari Disabilitas Internasional 2021”, di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Lebih lanjut, Risma menjelaskan, anggaran tersebut akan dipergunakan untuk pembuatan alat-alat yang diperlukan oleh para penyandang disabilitas. Namun, ia mengakui bahwa anggaran 400 miliyar itu dirasa belum bisa memenuhi kebutuhan.

“Fasilitas yang kita buat sekarang ini kita bikin setiap alat bantu. Karena kemarin mulainya itu setelah saya jadi menteri dan anggaran itu sebelum saya jadi menteri, jadi akhirnya semampu kami. Kami bisa memberikan alat bantu kurang lebih ke 6 ribu penyandang disabilitas,” jelasnya.

Namun, mantan Wali Kota Surabaya itu, meminta kepada seluruh daerah untuk membantu Kemensos dalam memberikan data para penyandang disabilitas disetiap wilayah. Sehingga, bantuan yang akan disalurkan Kemensos dapat merata keseluruh Indonesia.

“Tapi yang perlu kita lakukan adalah kami tidak semua daerah di Indo mempunyai perwakilan Kemensos, jadi kami berharap dari proaktif dari Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan untuk memberikan minimal informasi kepada kita (kemensos) kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ucapnya

“Sehigga kami bantu maksimal mungkin untuk bisa memberikan aksesbilitas dan kemudahan kepada saudara-saudara kita yang disabilitas,” tambah Risma.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Ghufroni Sakaril mengatakan, menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) sebanyak 34 juta penyandang disabilitas tersebar di Indonesia. Ia berharap dengan adanya bantuan yang diberikan Kemensos mampu membuka peluang sebesar-besarnya untuk para penyandang disabilitas terutama di dunia pekerjaan.

“Pendidikan dan juga membuka seluas-luasnya formasi untuk penyandang disabilitas, misalnnya dibutuhkan sarjana statitisik kalau ada kualifikasinya ke situ, jadi serapan penting secara kuantitas, supaya mereka di alam bekerja tidak memenuhi kuota bisa berkontribusi,” kata Ghufroni.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY