AHY Berharap Dukungan Rakyat setelah sukses hadapi Gugatan Kubu Moeldoko

0
103
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dalam konferensi pers (24/11/2021).

Jakarta, Nawacita – Gugatan yang dilayangkan Partai Demokrat kubu KSP Moeldoko di tolak Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ini sebagai tanda kemenangan bagi rakyat Indonesia.

AHY menjelaskan penolakan itu sekaligus memperkuat putusan dari Mahkamah Agung (MA) sebelumnya yang menolak Judicial Review AD/ART Partai Demokrat. “Kami semua yakin, hukum akan tetap tegak, hukum tidak akan bisa dibeli, selama kita berjuang di atas kebenaran itu. Dan selama kebenaran yang kita perjuangankan itu mendapatkan dukungan rakyat dan ridha dari Tuhan Yang Maha Besar,” kata AHY, dalam konferensi pers, Rabu (24/11/2021).

“Keputusan PTUN mengonfirmasi keyakinan kita. Sebab jika mengikuti alur logika hukum yang telah disampaikan oleh putusan Mahkamah Agung, maka legal standing dalam materi gugatan KSP Moeldoko di PTUN, menjadi semakin tidak relevan,” tambahnya.

Lebih lanjut, AHY menilai, atas hasil dua putusan dari PTUN Jakarta dan MA yang menolak gugatan Partai Demokrat kubu Moeldoko bukan hanya milik Partai Demokrat, tetapi kemenangan rakyat Indonesia.

“Bagi kami, dua keputusan hukum ini memberi pesan hangat bagi demokrasi kita, sebagai tanda kemenangan bagi rakyat,” tandasnya.

Tak lupa juga, AHY pun mengucap rasa syukur atas penolakan terhadap gugatan tersebut. Menurutnya, putusan yang dikeluarkan menunjukan keadilan dan kebenaran hukum masih tegak lurus di indonesia.

“Atas dua keputusan yang fundamental itu, kami sekali lagi mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT. Dengan izin dan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa itu, alhamdulillah, kebenaran dan keadilan yang kita perjuangkan tetap tegak di negeri ini,” pungkas AHY.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY