Pendeta Rumambi Kembali Pimpin Majelis Sinode GPIB Masa Periode 2020 – 2025

0
190

Surabaya, Nawacita – Meskipun sempat terhalang akibat pandemi Covid – 19 selama setahun, akhirnya Sinode Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat berhasil menyelegarakan Persidangan Sinode XXI GPIB Tahun 2021 dan kali ini Surabaya di tunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Persidangan Sinode XXI GPIB, bertempat di Dyandra Convention Hall Surabaya, Minggu, 31 0ktober 2021.

Pada pelaksanaan persidangan Sinode XXI GPIB Tahun 2021 dimulai dari tanggal 26 – 31 Oktober 2021, dengan mengambil tema ” “Membangun Sinergi dalam Hubungan Gereja dan Masyarakat untuk Mewujudkan Kasih Allah yang Meliputi Seluruh Ciptaan” (Matius 22:37-39, Ulangan 6:5, Imamat 19:18)

Diikuti para peserta dari utusan 326 Jemaat GPIB di 26 provinsi di Indonesia.Salah satu agenda Persidangan Sinode adalah memilih Fungsionaris Majelis Sinode (FMS) periode 2020 sampai 2025.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Presiden Jokowi secara daring diikuti jemaat dari 26 provinsi mulai dari sabang sampai bau bau, Nunukan sampai Cilacap, titik kumpul persidangan di Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Umum GPIB Pendeta Paulus Kariso Rumambi usai dilantik kembali menjadi Majelis Sinode GPIB Masa Periode 2020 – 2025. mengungkapkan, memang sidang sempat tertunda selama satu tahun akibat pandemi dan berdampak pada masa pengurusan.

” Kami memang sengaja mengelar acara secara daring sebagai bentuk kesadaran GPIB sebagai gereja yang menjadi bagian dari NKRI sekaligus mitra bagi pemerintah.” ungkap Pendeta Paulus Kariso Rumambi

Dalam sambutanya secara daring Presiden RI Ir. H. Joko Widodo mengatakan apresiasinya peran GPIB dalam mendukung dan membantu pemerintah dalam melaksanakan program vaksinasi, berharap GPIB ke depan harus terus berkontribusi secara aktif membangun sinergi lintas agama, lintas budaya, dan lintas generasi.

Membangun dan menguatkan moderasi beragama untuk menjaga tetap tegaknya Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Harapan yang serupa juga disampaikan oleh Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Pdt. Gomar Gultom, M.Th yang berharap GPIB tetap terus melanjutkan karya karya pelayanan dan kesaksiannya di tengah tengah masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, persidangan ini sendiri menetapkan arah pelayanan GPIB selama 5 tahun kedepan yang dijabarkan melalui berbagai perangkat-perangkat Teologi dalam Komisikomisi yang ditetapkan,” tutup Pdt. Gomar Gultom, M.Th

Acara Persidangan Sinode XXI GPIB secara daring ini ditutup oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Berikut susunan Fungsionaris Majelis Sinode XXI periode 2020 — 2025 yang akan memimpin perjalanan pelayanan dan Kesaksian GPIB:

Ketum: Pdt Paulus Kariso Rumambi
Ketua I: Pdt Marthen Leiwakabessy
Ketua II: Pdt Manuel Essau Raintung
Ketua III: Pdt Maureen SusSy Rumeser
Ketua IV: Pnt Shirley Maureen van Houten-Sumangkut
Ketua V: Pnt Robynson Letunaung Wekes
Sekum: Pdt Elly Dominggas Pitoy-de Befi
Sekretaris I: Pdt Roberto Junfry Mozes Wagey
Sekretaris II : Pnt Ivan Gelium Lanty
Bendahara : Pnt Eddy Maulana sg Ndoen
Bendahara I : Pnt Victor Pangkerego

Dny

LEAVE A REPLY