Jadi Sorotan Publik, Ini Rekam Jejak 11 Anggota Timsel KPU dan Bawaslu

0
193
Juri Ardiantoro

 

Jakarta, Nawacita – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 120/P Tahun 2021, menunjuk 11 orang anggota Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) masa bakti 2022-2027 pada 8 Oktober 2021.

Nantinya, pemilihan akan dilakukan sebelum masa jabatan Anggota KPU dan Bawaslu periode 2017-2022 habis pada 11 April 2022.

Untuk diketahui, 11 orang tersebut terdiri dari perwakilan pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Berikut rekam jejak anggota Timsel KPU-Bawaslu yang ditunjuk Presiden Jokowi:

1. Juri Ardiantoro

Juri Ardiantoro ditunjuk sebagai Ketua Timsel KPU-Bawaslu oleh Presiden Jokowi. Diketahui, ia menjabat sebagai Deputi IV Kantor Staf Presiden Bidang Informasi dan Komunikasi Politik. Juri bergabung di KSP sejak 2018 sebagai Tenaga Ahli Utama.

Selain itu, Juri juga sempat tergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019 lalu. Kala itu, ia menjabat sebagai Wakil Direktur TKN.

Ia juga kerap membantu memberi masukan dalam persiapan Jokowi-Ma’ruf saat pencalonan, termasuk saat persiapan debat calon.

Tak hanya itu, Ia pun masuk tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf saat menghadapi sengketa di Mahkamah Konstitusi melawan Prabowo-Sandi.

2. Chandra M. Hamzah

Chandra ditunjuk sebagai Wakil Ketua Timsel KPU-Bawaslu. Pada periode 2007-2011, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ia juga mengepakan kariernya sebagai pengacara di sejumlah firma hukum, hingga ia menjadi co-founder Assegaf Hamzah and Partners.

Chandra merupakan sedikit dari ahli hukum yang memiliki empat lisesnsi sekaligus, yakni lisensi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, Konsultan Hukum Pajak, Konsultan Hukum Pasar Modal, dan Pengacara/Penasehat Hukum/Advokat.

3. Bahtiar

Dari unsur pemerintahan ada Bahtiar yang didapuk sebagai Wakil Ketua Timsel KPU-Bawaslu. Ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Ia juga pernah menjadi Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur Kepulauan Riau pada Pilkada Serentak 2020.

4.Edward Omar Sharif Hiariej

Diketahui, Edward saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sejak 23 Desember 2020.
Pernah menjadi sorotan publik saat ia menjadi saksi ahli dalam kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Eddy juga menjadi saksi ahli Jokowi-Ma’ruf pada sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

5.Abdul Ghaffar Rozin

Abdul Ghaffar Rozin, merupakan tokoh ulama muda Nahdlatul Ulama (NU). Ia menjabat Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), badan otonom NU yang mengurusi pondok pesantren.

Rozin juga pernah direkrut Jokowi menjadi Staf Presiden Bidang Keagamaan pada 2018.

6. I Dewa Gede Palguna
Palguna dikenal sebagai sosok ahli konstitusi. Ia dua kali menjabat sebagai Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi. Diketahui, ia memulai kariernya di MK pada 2003-2008.

Palguna kembali duduk di kursi hakim konstitusi pada 7 Januari 2015. Ia menuntaskan masa baktinya di MK pada 7 Januari 2020.

7. Airlangga Pribadi Kusman

Airlangga adalah dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UGM.
Ia merupakan lulusan Universitas Murdoch, Australia. Alumnus Universitas Airlangga dan pernah menjadi konsultan politik salah satu calon Gubernur Jatim 2018.

8. Betti Alisjahbana

Betti merupakan lulusan arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia pernah menjabat sebagai Direktur IBM pada 2000-2007.

Ia pun dikenal sebagai aktivis antikorupsi. Betti pernah dipercaya menjadi Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK 2015-2019.

Sebelumnya, Betti pernah menjadi anggota Tim Seleksi KPU-Bawaslu pada periode 2017-2022.

9. Hamdi Muluk

Hamdi adalah ahli psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI).  Hamdi pernah mengkaji fenomena psikologi yang berkaitan dengan pemilu. Ia menulis “Reaksi Publik terhadap Hasil Polling Pemilu” pada 2004.
10. Endang Sulastri

Endang saat ini berstatus Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia mengajar di Program Studi Ilmu Politik di kampus itu. Sebelumnya, Endang pernah menjabat Komisioner KPU pada 2007-2012.

11.Poengky Indarty

Saat ini, Poengky duduk di jabatan Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Ia terpilih dari unsur perwakilan masyarakat.

Poengky juga dikenal sebagai aktivis pemerhati hak asasi manusia (HAM). Ia memulai kariernya di Lembaga Bantuan Hukum Surabaya pada 1993. Ia juga pernah bergabung dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY