Golkar Ungkap Lodewijk Paulus Wakil Ketua DPR RI Gantikan Azis

0
306
Lodewijk Freidrich - Sekjen DPP Partai Golkar

Jakarta, Nawacita – Ketua DPP Partai Golkar Firman Soebagyo mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat terbatas pada pekan lalu, salah satu hasilnya memutuskan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Letnan Jenderal TNI (Purn) Lodewijk Paulus, menggantikan  Azis Syamsuddin sebagai wakil ketua DPR.

“Akhirnya ditentukan hak prerogatif ketua umum (DPP Partai Golkar) dan semuanya menyepakati itu karena jangan sampai terjadi kekosongan. Saya rasa itu tepat,” kata Soebagyo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Lebih lanjut, rapat terbatas itu juga menyepakati jabatan Wakil Ketua Umum Partai Golkar bidang Politik, Hukum, dan HAM yang ditinggalkan Syamsuddin, dijabat Adies Kadir yang sebelum merupakan ketua DPP Partai Golkar.

Kemudian, rapat juga menyepakati bahwa dia menjadi wakil ketua umum DPP Partai Golkar Bidang Kesejahteraan Rakyat menggantikan Kono yang menjadi duta besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.

“Rapat juga memutuskan terkait HUT Partai Golkar, nanti dibawa dalam Rapat Pleno pada Senin malam. Karena itu sebaiknya ke Kantor DPP Partai Golkar karena akan disampaikan langsung ketua umum DPP Partai Golkar,” ujarnya.

Ia menilai pertimbangan menunjuk Paulus sebagai wakil ketua DPR adalah agar bisa mereduksi berbagai kemungkinan di internal Partai Golkar. Menurut dia, semua kader Partai Golkar memiliki potensi dan peluang menduduki jabatan wakil ketua DPR, terutama kader senior.

“Golkar juga harus berkonsentrasi untuk persiapan Pemilu dan pembahasan UU karena kampanye Pemilu diperpendek. Kami harus antisipasi karena tujuannya menang,” katanya.

Sebelumnya, nama Lodewijk jadi pimpinan DPR menggantikan Azis Syamsuddin yang menjadi tersangka kasus DAK Lampung Tengah sudah kencang berhembus.

Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan jika mantan Danjen Kopassus ini memiliki kelebihan, sehingga punya peluang menggantikan Azis.

“Ya, Pak Sekjen adalah bagian daripada yang memang menjadi perhatian tentu di Pak Ketua Umum, karena memiliki kira-kira banyak kelebihan di antara banyak kelebihan yang dimiliki oleh beliau,” kata Supriansa kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Menurut Supriansa, partainya masih menggodok nama-nama yang bakal mengisi posisi Wakil Ketua DPR setelah Azis ditahan KPK. Menurut Supriansa, keputusan resmi baru akan disampaikan Selasa (28/9/2021).

“Kalau bukan sore ini, ya paling telat mungkin besok sudah diajukan namanya oleh Pak Ketua Umum Partai Golkar,” ujarnya.

Supriansa mengatakan bahwa Golkar tak menutup kemungkinan ada nama lain yang bakal diajukan untuk mengisi posisi Wakil Ketua DPR. Menurutnya, partai berlambang pohon beringin itu memiliki sejumlah kader mumpuni yang mampu menggantikan Azis.

Supriansa meminta agar semua pihak tidak berspekulasi mengenai pengganti Azis. Menurutnya, semua keputusan berada di tangan Airlangga sebagai Ketum Golkar.

“Persoalan ini kita serahkan sepenuhnya kepada ketua umum, untuk menentukan siapa yang bisa menempati posisi Pak Azis, semua tergantung Pak Ketua Umum,” ujarnya.

“Pertimbangan-pertimbangan lain itu ya tentu Pak ketua umum meminta pendapat pendapat dari sekitar ya itu hal yang sangat wajar,” tambah Supriansa.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY