Aset Bank Jatim Tembus Rp95,48 Triliun, Kredit Tersalur Rp 42,6 Triliun

0
186
Direktur Utama bankjatim Busrul Iman bersama dengan Direktur TI & Operasi bankjatim Tonny Prasetyo.

Surabaya | Nawacita – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim melaksanakan Public Expose untuk menjelaskan kepada publik seputar aksi korporasi maupun perkembangan kinerja perusahaan. Termasuk diantaranya pertumbuhan Aset dan Kredit yang telah disalurkan Bank Jatim selama Pandemi ini.

Pemaparan Kinerja bankjatim dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama bankjatim Busrul Iman bersama dengan Direktur TI & Operasi bankjatim Tonny Prasetyo.

Dimana nantinya hasil pemaparan tersebut dapat digunakan  para investor sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan berinvestasi. “Portofolio positif bankjatim menunjukkan bahwa Bank dengan kode emiten BJTM ini dapat menjadi pilihan calon investor untuk dapat berinvestasi di kondisi ekonomi  yang tidak pasti ini”, ujar Direktur Utama bankjatim Busrul Iman, 7/9/2021.

Lanjut Busrul, bankjatim menjawab tantangan selama pandemi dengan menunjukkan kinerja yang positif dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Berdasarkan kinerja Juni 2021, aset bankjatim tercatat Rp. 95,48 triliun atau tumbuh 26,90%, laba sebelum pajak bankjatim tembus Rp. 1,04 Triliun atautumbuh 5,56% (YoY) sedangkan laba bersih bankjatim tercatat Rp. 803 Miliar atau tumbuh 4,32%. Selama semester I2021,Dana Pihak Ketiga(DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 27,36% (YoY) yaitu sebesar Rp.81,52 triliun.

Meskipun masih di tengah-tengah pandemi, bankjatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yaitu tumbuh 8,72% (YoY) atau sebesar
Rp. 42,60 triliun. Pertumbuhan kredit di sektor UMKM menjadi penyumbang tertinggi yaitu tumbuh 14,62% (YoY) atau tercatat Rp. 7,25 Triliun. Diikuti oleh pertumbuhan kredit komersial yang tumbuh 13,39% atau tercatat Rp. 10,63 Triliun dan kredit di sektor konsumsi yang tumbuh 5,26% atau tercatat Rp.24,72 Triliun.

Komposisi rasio keuangan bankjatim periode Juni 2021 antara lain Return on Equity (ROE)sebesar 18,54%, Net Interest Margin (NIM)sebesar 5,06%, danReturn OnAsset (ROA)2,31%. Selama pandemi, bankjatim juga aktif berpartisipasi dalam mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintahmelalui restrukturisasi kredit. Sampai dengan Juni 2021, bankjatim telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp. 2,56 Triliun atau 6,02% dari total penyaluran kredit bankjatim.

bankjatim  bersyukur masih mampu memberikan kinerja yang positif, khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur.  “Kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada seluruh stakeholder dan shareholder yang telah memberikan support kepada bankjatim selama ini, harapan kami support ini terus berlanjut kedepannya, sejalan dengan visi kami untuk menjadi BPD nomer 1 d Indonesia” imbuh Busrul.

Selama pandemi, bankjatim juga fokus pada peningkatan transformasi Digital Banking. JConnect yang merupakan branding digital banking bankjatim menjadi salah satu komitmen bankjatim untuk menghubungkan semua kebutuhan dan kemudahan akan akses layanan perbankan. “JConnect hadir untuk memperkuat 3 (tiga) pilar penting yang saat ini terus dikembangkan oleh bankjatim,  antara lain pilar Pemerintah Daerah & ASN, UMKM, serta Masyarakat Umum mengembangkan inovasi layanan digital perbankan,” jelasnya.

Sebagai Tanggung Jawab Sosial kepada Masyarakat serta sebagai upaya membantu penanggulangan dampak pandemi Covid-19, bankjatim menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dan bantuan khususnya di bidang kesehatan. Beberapa sarana kesehatan seperti bantuan mobil PCR, Ambulan, Ventilator, masker medis, APD, alat rapid test dan masih banyak lainnya menjadi bentuk CSR yang disalurkan bankjatim selama pandemi.

Bankjatim menjawab tantangan dalam melayani masyarakat denganterus menghadirkan inovasi- inovasiyang sesuai dengan kebutuhan nasabah di masa pandemi. Saat ini bankjatim  telah memiliki beberapa fasilitas layanan berbasis aplikasi mobile, dimana nasabah dapat tetap bertransaksi tanpa harus datang ke kantor cabang. Salah satu contohnya adalah JConnect mobile, fitur-fitur pada aplikasi ini selalu diperbarui sehingga lebih memudahkan nasabah bankjatimdalam bertransaksi keuangan dimanapun dan kapanpun berada. “Bankjatim juga memiliki fasilitas lain seperti JConnect e-loan dan JConnect e-kmg, dengan cukup dirumah saja, nasabahdapat tetap menikmati layanan pembiayaan dari bankjatim,” pungkasnya. bdo

LEAVE A REPLY