Satgas BLBI Lacak Aliran Dana 720 Miliar Telusuri Jakarta dan Surabaya

0
107

Surabaya, Nawacita – Setelah lama tak terdengar gaungnya, pengembangan pengungkapan kasus megakurupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) nampaknya mulai menunjukkan taringnya kembali. Satuan Tugas (Satgas) BLBI yang baru saja dilantik, dikabarkan berhasil melacak keberadaan dana senilai Rp 720 miliar di dua tempat yakni, di Surabaya dan Jakarta. Kabar tersebut santer beredar di kalangan pekerja media sejak Jumat (20/8/2021), petang kemarin.

Informasi yang beredar, dana tersebut berkaitan dengan dua orang berinisial AA dan S. Kabar burung tersebut menyebut, AA adalah mantan pejabat tinggi di era orde baru, sedangkan S adalah orang dekat dari AA.

Keberadaan dana tersebut diketahui saat S atas perintah AA melakukan pelaporan dana tersebut untuk didaftarkan sebagai kekayaan pada perubahan laporan harta kekayaannya. Setelah mereka melunasi denda terkait, data tersebut di teruskan kepada Satgas BLBI yang langsung ditindak lanjuti oleh Pokja Pelacakan Satgas BLBI.

Menurut sumber dari internal pokja pelacakan (*yang mewanti-wanti untuk tidak menyebutkan namanya). “Dana tersebut terafiliasi dengan salah satu koperasi dana pensiun yang dikuasakan kepada AA. Info resmi lebih lanjut nanti melalui rilis pers yang akan disampaikan oleh pejabat yang lebih berwenang,” ujar sumber Selasa (24/8/2021).

Dia menambahkan, awalnya dana tersebut akan disetor melalui bank milik BUMN di Jakarta. “Mulanya, dana tersebut hendak ditransaksikan dengan cara disetorkan melalui salah satu Bank BUMN di cabang Jakarta Pusat dan Surabaya. Namun setelah dinyatakan positif terindikasi pencucian uang terkait BLBI, maka langsung diminta untuk saat ini diblokir terlebih dahulu sampai penyelidikan terkait selesai,” beber sumber tersebut.

Sosok itu, kembali menyebut saat ini dana tersebut masih berada di safety box bank BUMN tempat transaksi dilakukan dan akan dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. (tis)

LEAVE A REPLY