Harga Telur Terbaru Jelang Suroan

0
83

Jember, Nawacita – Sehari menjelang peringatan Tahun Baru Islam atau Suroan, harga telur di pasar tradisional seperti Pasar Tanjung terus naik. Harga telur di pasar induk tersebut terkerek naik sejak akhir pekan kemarin, yang dibanderol di harga Rp 22 ribu per kilogram.

Siti Munawaroh, salah seorang pedagang telur, mengatakan, kemarin (9/8) harga telur ayam buras sudah tembus Rp 23 ribu per kilogram. Ada kemungkinan besok saat Tahun Baru Islam harga telur ini akan naik kembali. “Kenaikan itu karena permintaan telur saat mendekati Suroan cukup tinggi. Hingga memicu harga telur melambung,” katanya.

Ibu satu anak yang telah lima tahunan belakangan berdagang telur itu mengungkapkan, selain telur ayam buras, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam kampung. Menurutnya, jika beberapa waktu lalu per butir cuma Rp 2.000, kini menanjak di kisaran harga Rp 2.700 sampai Rp 2.800 per butir.

Kendati harga telur buras dan ayam kampung meroket di pasar tradisional, namun harga telur asin tetap stabil. Per butir tetap Rp 2.500. Bahkan harga telur puyuh anjlok Rp 5.000 per kilogram. Jika sebelumnya telur puyuh mencapai Rp 30 per kilogram, sekarang ini hanya Rp 25 ribu. “Karena permintaan sepi dan tidak ikut terimbas Suroan,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Sementara itu, Kartini, penjual telur lainnya di Pasar Tanjung, menuturkan, walau sekarang ini pandemi Covid-19 belum berakhir dan pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), namun tradisi membuat bubur Suro tetap dilakukan oleh warga. Bubur ini biasanya disajikan memakai telur dadar sebagai pelengkap, sehingga permintaan telur naik. “Hal itu pula yang memicu kenaikan harga,” terangnya.

sumber : Jawa Pos

LEAVE A REPLY