Bansos Tunai Nggak Boleh Buat Beli Rokok dan Miras

0
136
MEnteri Sosial Tri Rismaharini.

Jakarta, Nawacita – Guna mencegah terjadinya tindakan korupsi dan penyalahgunaan bantuan sosial yang disalurkan untuk masyarakat, Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan meluncurkan sebuah aplikasi yang membantu dalam proses pengawasan.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan menggandeng Bank Indonesia, dan perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech) yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pembuatan aplikasi tersebut.

“Mungkin teman-teman menanyakan bagaimana kasus kemarin, kami akan memperbaikinya. Kami sudah siapkan software, kami dibantu BI dan pengawasan OJK, dan teman-teman muda di fintech, e-commerce (niaga daring) untuk menggunakan aplikasi,” kata Risma dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jakarta, Senin (26/7/2021).

“Kami akan cut, jadi sesuai perintah Presiden agar tidak ada belanja rokok, tidak ada belanja untuk miras. Maka dengan dengan fitur itu, kami bisa membatasi untuk belanja, karena tidak bisa belanja, jika pembayarannya digunakan untuk membeli miras atau rokok,” lanjutnya.

Risma mengatakan peluncuran aplikasi tersebut rencananya akan digelar pada 17 Agustus 2021.

“Kami sudah siapkan. Mudah-mudahan kita bisa launching 17 Agustus,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Surabaya ini menjelaskan teknologi di aplikasi tersebut akan fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi penerima bansos. Aplikasi tersebut juga bisa disinkronkan dengan berbagai platform sehingga akan mudah digunakan.

“Jadi nanti belanja bisa dimana saja, bukan di e-warung saja, tapi bisa di mana saja menggunakan fitur itu. Bagaimana dengan kondisi di tempat lain? Nanti akan kami sesuaikan, karena kami punya cara untuk mengondisikan bagaimana nanti, meskipun HP-nya masih zadul (zaman dulu),” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY