Kejar Testing dan Tracing Covid di Perumahan Padat Penduduk

0
96
Pedagang di Pasar Cirebon Menjalani Tes Swab Massal.

Jakarta, Nawacita – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Level 4 untuk Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan saat ini pemerintah tengah mengupayakan agar laju penyebaran varian Delta bisa segera diatasi, yakni dengan menggencarkan testing dan tracing  diperumahan padat penduduk.

“Pemerintah dalam waktu dekat atas perintah Presiden akan melakukan peningkatan testing dan tracing, terutama didaerah padat penduduk. Kita akan testing dan tracing di perumahan padat penduduk di aglomerasi seperti Bodebek (Bogor Depok Bekasi), Bandung, Surabaya, Solo raya, Semarang, Malang raya,” kata Luhut, dalam konferensi pers secara daring, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, langkah ini akan efektif untuk menekan laju penularan Covid-19 varian delta. Sebab, selama ini kawasan padat penduduk memiliki tingkat penyebaran yang tinggi.

“Jika ada yan positif langsung dibawa ke karantina. Perawatan ada, obat ada, dokter ada, segala macem ada, sehingga tingkat menjadi memburuk itu memperkecil,” paparnya.

“Seperti contoh wisma atlet, tingkat meninggal sangat-sangat rendah daripada di rumah-rumah yang rumahnya agak di daerah padat penduduk yang saya kira tingkat penyebaran tinggi, sehingga tujuan kita untuk memutus tadi transmisi varian delta. Kita aka. mulai dalam 1-2 hari dan akan kita lakukan secara masif hingga waktu nanti pelonggaran tanggal 26 berjalan dengan baik,” tambahnya.

Untuk diketahui, Pemerintah saat ini telah mengubah status PPKM Darurat Jawa Bali menjadi PPKM Level 4 hingga 25 Juli 2021. Bila kasus dalam trend menurun, maka ekonomi perlahan akan dibuka mulai 26 Juli 2021 mendatang.

Pemerintah akan terus memantau bagaimana laju penyebaran, apabila mulai landai dan normal, maka akan aktivitas akan dibuka bertahap.

“Nanti ada PPKM level 1 sampai level 4. Level 4 yang paling tinggi yang seperti sekarang kita sudah menjalani. Kita juga akan melihat data-data sehingga pada tanggal 26 Juli 2021 akan dilakukan relaksasi dan pembukaan bertahap beberapa daerah,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY