Antisipasi Krisis Oksigen, Menkes Buka Opsi Lakukan Impor Oksigen

0
126

Jakarta, Nawacita – Ditengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia mengakibatkan stok oksigen di sejumlah RS menipis. Mengenai hal itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya tengah mengupayakan sejumlah antisipasi guna kebutuhan oksigen terpenuhi.

Diantaranya, melakukan kerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Jika terjadi kekurangan, ia meminta agar stok oksigen untuk industri dialihkan langsung ke rumah sakit. Selain itu, kemungkinan melakukan impor tabung oksigen jika sudah diperlukan.

“Kalau terjadi kekurangan, Kementerian Perindustrian diminta mengkonversikan oksigen yang tadinya dialokasikan ke industri menjadi ke rumah sakit dan kalau perlu impor,” kata Budi, dalam konferensi pers virtual, Senin (05/07/2021).

Namun, saat ini pihaknya tengah membentuk satuan tugas (satgas) di provinsi untuk memastikan ketersediaan oksigen di rumah sakit.

Ia menjelaskan satgas tersebut nantinya bertugas menyesuaikan ketersediaan oksigen dengan kebutuhan masing-masing rumah sakit. Yang sebelumnya, kebutuhan oksigen di rumah sakit tersebut sudah diidentifikasi.

“Kita sudah membuat satgas oksigen di masing-masing provinsi. Kita akan menggerakan agar satgas bisa menyesuaikan supply yang ada dengan demand rumah sakit dan transportasi logistik ke masing-masing rumah sakit dari produsen yang ada,” jelasnya.

Turur hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, ia menegaskan masalah krisis oksigen sudah diatasi. Luhut meminta agar masyarakat jangan panik dan khawatir berlebihan terkait masalah tersebut.

“Oksigen saya katakan kita bisa selesaikan, ada tipe oksigen isolasi dan intensif. Kemudian nanti oksigen konsentrator nanti beli dan kita pesan. Kita yang dua kita pilah agar bisa tahu ada masalah di rumah sakit,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY