Pelantikan Bupati Tuban Mas Lindra, Ini Instruksi Gubernur Khofifah

0
315
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di Grahadi, Minggu (20/6/2021).

Nawacita | SURABAYA‭ ‭ ‬-‭ ‬ ‭ ‬‬Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah jabatan‭ ‬ Bupati‭ ‬ ‭ ‬Tuban ‭ ‬Aditya Halindra Faridzki beserta Wakil Bupati Tuban Riyadi yang hadir secara virtual, untuk periode jabatan 2021-2024, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (20/6). Bupati Tuban yang akrab disapa Mas Lindra ini tercatat sebagai satu dari dua Kepala Daerah termuda di Jawa Timur karena pada 2021 ini dirinya masih berusia 29 Tahun.

Turut hadir acara tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan beberapa pejabat‭ ‬ ‭ ‬nasional‭ ‬ ‭ ‬diantaranya‭ ‬ ‭ ‬Menteri‭ ‬ ‭ ‬Pemuda‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬ ‭ ‬Olahraga‭ ‬ ‭ ‬RI‭ ‬ ‭ ‬Zainudin‭ ‬ ‭ ‬Amali,‭ ‬ ‭ ‬Tokoh Nasional dan mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, serta beberapa anggota DPR RI fraksi Partai Golkar dan Fraksi ‭ ‬Partai Demokrat serta pejabat Forpimda Jawa Timur dan Kab.Tuban.


Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah berpesan agar Bupati dan Wakil Bupati Tuban dapat meneruskan instruksi presiden (Inpres) dalam upaya menekan jumlah angka kasus Covid-19.Termasuk‭ ‬ ‭ ‬mengimplementasikan‭ ‬ ‭ ‬percepatan‭ ‬ ‭ ‬vaksinasi‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬memperketat‭ ‬ ‭ ‬PemberlakukanPembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Menurut Khofifah, hal tersebut disamping mendisiplinkan masyarakat Kab. Tuban terkait 5M‭ ‬ ‭ ‬(Memakai‭ ‬ ‭ ‬masker,‭ ‬ ‭ ‬Mencuci‭ ‬ ‭ ‬tangan,‭ ‬ ‭ ‬Menjaga‭ ‬ ‭ ‬jarak,‭ ‬ ‭ ‬Menjauhi‭ ‬ ‭ ‬kerumunan,‭ ‬ ‭ ‬dan Mengurangi‭ ‬ ‭ ‬mobilitas)‭‭ ‬lalu‭ ‬ ‭ ‬terkait‭ ‬ ‭ ‬3‭T‭ ‬ ‭ ‬(Tracing,‭ ‬ ‭ ‬Testing‭ ‬ ‭ ‬dan‭ Treatment).‭ ‬ ‭ ‬

Dirinya‭ ‬ ‭ ‬juga menghimbau agar pelaksanaannya pun disesuaikan dengan pendekatan kearifan lokal. “Pesan‭ ‬ Pak‭ ‬ ‭ ‬Presiden,‭ ‬ gas‭ ‬ ‭ ‬dan ‭ ‬rem ‭ ‬sedapat‭ ‬ mungkin‭ ‬ diselaraskan.‭ ‬ ‭ ‬Ekonomi ‭ ‬di‭ ‬ ‭ ‬gas, kemungkinan peningkatan Covid-91 di rem,” tegas Khofifah.


Orang nomor satu di Jatim tersebut juga menyampaikan soal pembangunan industrialisasi di Kab. Tuban yang luar biasa maju. Utamanya pada program infrastruktur migas. Bukan tanpa sebab Gubernur Khofifah merencanakan penyediaan transportasi komuter bagi tenaga kerja di Tuban. Hal tersebut lantaran untuk kembali mengaktifkan titik-titik stasiun di beberapa tempat yang kurang dimaksimalkan. Dirinya berharap agar keinginan tersebut bisa segera di revitalisasi. “Sehingga dari Bojonegoro,‭ ‬ Babat (Lamongan) dan Gresik, tidak harus tinggal di Tuban,kalau komuter bisa dimaksimalkan. Hal ini untuk mengurangi dampak sosial yang munculjika terkonsentrasi di satu titik,” katanya.Khofifah pun menyampaikan, hal tersebut tidak sulit diwujudkan oleh Pemkab Tuban untuk bersinergi dengan Pemprov Jatim.


Lantaran, Bupati Tuban Aditya Halindra memiliki mentor seorang ibu yang merupakan mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti yang menjabat mulai 2001-2011, dimana saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI‭ ‬ Komisi VIIIFraksi Partai Golkar. Untuk itu, dirinya mengajak Bupati dan Wabup Tuban yang baru, untuk memperhatikan kondisi makro ekonomi dan sosial di wilayahnya. Dimana berdasarkan release BPS ProvinsiJawa Timur 2020, ekonomi Tuban terkontraksi cukup dalam sebesar 5,85 %. Hal ini lebih tinggi dibanding Kab. Bojonegoro dan ‭ ‬Kab.‭ ‬ ‭ ‬Lamongan‭ ‬ ‭ ‬yang‭ ‬ ‭ ‬masing-masing‭ ‬ ‭ ‬terkontraksi sebesar 0,40 % dan 2,65 %. “Sementara kontribusi terhadap ‭ ‬ pertumbuhan ekonomi Jawa Timur 2,71 persen,” imbuh Khofifah.

Disisi lain, indeks Gini Rasio Kab. Tuban mencapai 0,311 point. Posisi tersebut lebih rendah dari rata-rata ‭ ‬Provinsi Jatim sebesar 0,364 ‭ ‬point atau ‭ ‬masih berada pada ‭ ‬kategori ketimpangan‭ ‬ ‭ ‬sedang.‭ ‬ ‭ ‬Untuk‭ ‬ ‭ ‬tingkat‭ ‬ ‭ ‬kemiskinan‭ ‬ ‭ ‬Kab.‭ ‬ ‭ ‬Tuban‭ ‬ ‭ ‬sendiri‭ ‬ ‭ ‬memiliki‭ ‬ ‭ ‬prosentase penduduk miskin sebesar 15,9 %. Angka tersebut jauh di atas rata-rata Provinsi Jatim sebesar 11,46 %. Hal ini meningkat dibanding 2019, yaitu sebesar 13,50 % dan berada di 5 besar kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur. “Dalam kurun waktu empat‭ ‬ tahun terakhir sejak tahun 2017 sampai dengan 2020 tingkat kemiskinan di Tuban cukup tinggi di atas 15 persen lebih,” kata Khofifah.


Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah pun menyoroti terkait tingkat pengangguran terbuka(TPT) di Kab. Tuban yang mencapai sebesar 4,81 %. Prosentase tersebut berada di bawah rata-rata Provinsi Jatim sebesar 5,84 %. Ini meningkat dibanding 2019, yaitu sebesar 2,76 %. Mengenai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Tuban pada 2020 mencapai 68,40 %.Keberadaan itu dibawah capaian Provinsi Jatim sebesar 71,71% atau masih berada di kategorisedang.
Bagi‭ ‬ ‭ ‬Khofifah,‭ ‬ ‭ ‬hal‭ ‬ ‭ ‬tersebut‭ ‬ ‭ ‬antara‭ ‬ ‭ ‬lain‭ ‬ ‭ ‬akibat‭ ‬ ‭ ‬pandemi‭ ‬ ‭ ‬covid-19‭ ‬ ‭ ‬yang‭ ‬ ‭ ‬perlu ‭ ‬penanganan secara seksama. “Artinya, Bupati dan Wakil Bupati Tuban mempunyai pekerjaan rumah yang relative tidak ringan. Hampir semua capaian indikator kesejahteraan masyarakat mengalami penurunan,” pesan Khofifah.
Mantan ‭ ‬Menteri Sosial RI itu juga berharap ‭ ‬agar toleransi dan moderasi bisa terus hadirdalam kehidupan bermasyarakat di Kab. Tuban. Baginya, toleransi dan moderasi merupakansebuah kebutuhan kohesifitas masyarakat Jawa Timur. Dirinya‭ ‬ ‭ ‬pun‭ ‬ ‭ ‬berharap,‭ ‬ ‭ ‬pada‭ ‬ ‭ ‬pelantikan‭ ‬ ‭ ‬kepala‭ ‬ ‭ ‬daerah‭ ‬ ‭ ‬yang‭ ‬ ‭ ‬terakhir‭ ‬ ‭ ‬di‭ ‬ ‭ ‬periode‭ ‬ ‭ ‬Pilkada serentak‭ ‬ ‭ ‬2020‭ ‬ ‭ ‬ini‭ ‬ ‭ ‬memberikan‭ ‬ ‭ ‬penguatan‭ ‬ ‭ ‬pada‭ ‬ ‭ ‬Bupati‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬ ‭ ‬Wakil‭ ‬ ‭ ‬Bupati‭ ‬ ‭ ‬Tuban‭ ‬ ‭ ‬dalam menjalankan tugasnya. Apalagi, di pelantikannya juga dihadiri Menpora RI Zainudin Amali, Tokoh Nasional dan mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, serta beberapa anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar.


Di kesempatan itu, dirinya juga berpesan agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Tuban‭ ‬ ‭ ‬dapat berjalan‭ ‬ lebih optimal. Dikarenakan ‭ ‬tantangan‭ ‬ ke‭ ‬ ‭ ‬depan akan semakin‭ ‬ ‭ ‬berat‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬ ‭ ‬kompleks,‭ ‬ ‭ ‬utamanya‭ ‬ ‭ ‬dalam‭ ‬ ‭ ‬situasi‭ ‬ ‭ ‬ ‭ ‬ekonomi‭ ‬ ‭ ‬global‭ ‬ ‭ ‬karena‭ ‬ ‭ ‬dampak pandemi Covid-19. “Saya juga minta agar segera merealisasikan dan mewujudkan janji-janji politik pada saatkampanye‭ ‬ ‭ ‬untuk‭ ‬ ‭ ‬dituangkan‭ ‬ ‭ ‬ke‭ ‬ ‭ ‬dalam‭ Rencana‭ ‬ ‭ ‬Pembangunan‭ ‬ ‭ ‬Jangka‭ ‬ ‭ ‬Menengah‭ ‬ ‭ ‬Daerah (RPJMD)‭ ‬ ‭ ‬sesuai‭ ‬ ‭ ‬dengan‭ ‬ ‭ ‬Undang-Undang‭ ‬ ‭ ‬Nomor‭ ‬ ‭ ‬23‭ ‬ ‭ ‬Tahun‭ ‬ ‭ ‬2014‭ ‬ ‭ ‬tentang‭ ‬ ‭ ‬Pemerintahan Daerah,‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬ ‭ ‬menyelaraskan‭ ‬ ‭ ‬perencanaan‭ ‬ ‭ ‬pembangunan‭ ‬ ‭ ‬antara‭ ‬ ‭ ‬Pusat,‭ ‬ ‭ ‬Provinsi‭ ‬ ‭ ‬dan Kabupaten/Kota. Sekali lagi saya tekankan, dalam menyusun RPJMD Kabupaten/Kota agar berpedoman kepada RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2024,” jelas Khofifah.


Selain itu, Khofifah juga berpesan agar pada masa kepemimpinannya sebagai Bupati Tubanyang‭ ‬ ‭ ‬baru,‭ juga‭ ‬ ‭ ‬memprioritaskan‭ ‬ ‭ ‬penanggulangan‭ ‬ ‭ ‬kemiskinan,‭ ‬ ‭ ‬mengurangi‭ ‬ ‭ ‬kesenjangan, meningkatkan kesempatan kerja, investasi dan ekspor, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta fokus pada upaya menekan angka sebaran Covid-19. bdo

LEAVE A REPLY