Tes GeNose untuk Sekolah yang Gelar Tatap Muka

0
83
Desy Ratnasari

Jakarta, Nawacita – Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari menyarankan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk menerapkan kebijakan tes GeNose secara acak dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Desy menilai, melakukan tes GeNose disetiap sekolah mampu menjadi salah satu cara untuk penyaringan terhadap siswa yang datang langsung ke sekolah.

“Kami menyampaikan kepada Pak Nadiem, jika memungkinkan pembiayaan APBD di masing-masing pemerintah daerah untuk melakukan tes GeNose, yang paling murah saja,” kata Desy Ratnasari, saat diwawancarai di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

“Sebagai filterisasi bagi anak-anak, random saja tidak usah setiap hari itu juga. Bisa jadi salah satu indikator filterisasi siapa saja yang sekolah, siapa yang tidak,” tambah Ketua DPD PAN Jawa Barat ini.

Lebih lanjut, Desy menyampaikan kebijakan tersebut harus dengan persetujuan orangtua siswa. Sebab, orangtua memiliki hak penuh untuk memberikan izin melakukan PTM.

Desy juga mengatakan, pelaksanaan PTM terbatas yang rencananya digelar pada akhir Juli itu terdapat sisi positif dan negatif. Positifnya, anak-anak atau siswa jadi senang karena bisa kembali belajar di sekolah lagi.

“Sisi negatifnya, tentunya kita juga menyampaikan kepada Nadiem, siapkan fasilitas kesehatan di dinas-dinas di wilayah sekolah itu berada untuk menanggulangi, katakanlah hal yang tidak diinginkan terjadi, klaster sekolah. Apakah mereka siap? Lalu kemudian siapa yang akan membiayai?,” tanya pelantun lagu ‘Tenda Biru’ itu.

Selain itu, Desy juga mengungkapkan jika komisi X meminta Nadiem wajib membuat satuan tugas (Satgas) COVID-19 Sekolah.

“Jadi betul-betul memperhatikan bagaimana pelaksanaan PTM terbatas di sekolah sehingga prokes diawasi Satgas COVID-19 sekolah,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY