PPP Jatim Ajak Masyarakat Sudahi Gaduh Soal Ultah Gubernur

0
351

Surabaya, Nawacita – Tak ingin kegaduhan publik dalam merespon tragedi perayaan surprise Ulang Tahun ke 56 Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkelanjutan dan bisa menghambat upaya pemerintah dalam melawan dan mengendalikan pandemi Covid-19 di Jatim.

Ketua DPW PPP Jatim H Musyaffa’ Noer mengajak dan berharap sangat kepada semua kalangan untuk melihat kekhilafan yang tak disengaja oleh Gubernur Jatim itu dengan kepala dingin, demi kemaslahatan seluruh masyarakat Jatim.

“Ayolah sudahi kegaduhan soal ulang tahun ibu Gubernur ini. Toh saat ini sudah sampai di ranah kepolisian. Mari kita percayakan kepada aparat penegak hukum menangani masalah ini sesuai yang hukum yang berlaku,” pinta Musyaffa’ saat dikonfirmasi Rabu (26/5/2021).

Menurut politikus asli Tuban ini, menyudahi polemik ini sudah selayaknya dilakukan. Sebab Khofifah sendiri sudah menjelaskan bahwa dia tidak tahu menahu dengan adanya surprise perayaan ulang tahun itu. Bahkan Plh Sekdaprov selaku inisiator juga sudah mengakui.

“Semua sudah dijelaskan secara terang benderang. Mulai dari penjelasan Sekdaprov dan pernyataaan dari Ibu Gubernur sendiri. Bahkan sudah meminta maaf, tentu sebagai orang yang menjunjung adat ketimuran jika ada yang minta ma’af ya harus dima’afkan, apalagi ini juga masih bulan Syawal bulan saling mema’afkan,” jelas ketua Fraksi PPP DPRD Jatim.

“Jangan sampai justru berlarut larut sehingga membuat konsentrasi kita dalam menangani pandemi Covid-19 menjadi terganggu.” imbuhnya.

Musyaffa’ meyakini bahwa Gubernur Khofifah Indar Parawansa pastilah tidak punya niatan untuk melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sendiri. Apalagi khofifah sendiri terus all out untuk mengimbau masyarakat menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah rantai penularan Covid-19 di Jatim.

Karenanya Musyaffa’ ingin mengingatkan semua pihak untuk menyelesaikaan polemik ini dengan cara yang sudah diatur dalam aturan perundangan-undangan.

“Ya sudah, sekali lagi ini kan sudah juga dilaporkan ke Polda Jatim. Kita serahkan saja semua ke pihak Polda untuk menyikapi bisa ditindak lanjuti atau tidak. Mari kita bersama-sama menyatukaan energi untuk menghadapi Covid-19 yang masih menjadi masalah besar di depan kita,” pungkasnya. (pun)

LEAVE A REPLY