Temui MPR For Papua, Sekda Sebut Rakyat Papua Masih Miskin

0
266
Perwakilan Papua saat menemui MPR For Papua di gedung DPR RI, Kamis (20/5/2021). Foto : Alma/nawacita

Jakarta, Nawacita – MPR for Papua menggelar audiensi dengan Majelis Rakyat Papua Barat. Pertemuan itu digelar di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V Kompleks MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/5/2021), dan dipimpin langsung oleh Ketua MPR for Papua Yorrys Raweyai.

Sekretaris Daerah Papua Dance Flassy dalam pertemuan tersebut memaparkan sejumlah permasalahan dari kebijakan Otonomi Khusus di Papua. Ia mengungkapkan indeks  kemiskinan meningkat dan provinsi Papua berada di titik paling rendah dibandingkan provinsi lainnya.

Selain itu, ia menyebut masih ada sebagian masyarakat yang belum tersentuh pembangunan dan belum menjadi pelaku ekonomi di tanahnya sendiri.

“Meski sudah diupayakan melalui program ekonomi kerakyatan. Tingkat pendapatan masyarakat masih rendah, khususnya Orang Asli Papua (OAP) yang berada di kampung-kampung, maupun penduduk yang migran ke kota,” kata Dance.

Masyarakat orang asli Papua, kata Dance, masih banyak yang belum mendapatkan peluang sebagai pelaku bisnis. Meskipun saat ini sudah ada instrumen yang sudah disiapkan pemerintah yang dirintis.

Lebih lanjut, perihal pembahasan revisi UU Otsus Papua, Dance berharap masih ada pemekaran wilayah Provinsi Papua. Pemekaran wilayah menjadi jalan untuk mencapai pemerataan, percepatan pertumbuhan ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin sekali untuk pemekaran provinsi wajib kita laksanakan dalam rangka percepatan pembangunan, percepatan pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan pelayanan masyarakat,” harapnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Sekretariat Daerah Provinsi Papua diantaranya Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Umum Doren Wakerkwa, dan Asisten Sekda Bid. Perekonomian dan Kesra Mohammad Musa’ad. Kemudian, Asisten Sekda Bid. Umum Ridwan Rumasukun, Kepala BPKAD Nus Weya, Kepala Badan Penghubung Daerah, Plt. kepala Dinas Olahraga Alexander Kapisa.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY