Digebuk China, Harga Uang Kripto Kompak Berguguran

0
396

Jakarta, NAWACITA – Aksi jual besar-besaran sedang melanda pasar uang kripto setelah tindakan keras China. Harga 7 uang kripto berkapitalisasi pasar pun anjlok.

Mengutip CoinMarketCap, situs pelacak harga cryptocurrency, pada Rabu (19/5/2021), pukul 19.46 WIB harga Bitcoin sudah anjlok 16,43% dalam 24 jam terakhir menjadi US$37,047 per koin. Dalam sepekan terakhir harga Bitcoin sudah turun 34,18%.

Harga Ethereum anjlok 26,34% menjadi US$2.502,58 per koin. Dalam sepekan terakhir harganya sudah anjlok 43,05%.

Harga Binance Coin turun 34,70% menjadi US$333,42 per koin. Dalam sepekan terakhir harganya sudah turun 50,08%.

Harga Cardano turun 37,54% menjadi US$1,28 per koin. Dalam sepekan terakhir anjloknya mencapai 28,14%.

Harga Dogecoin turun dalam 37,94% menjadi US$0,30 per koin. Dalam sepekan terakhir sudah turun 42,34%.

Harga XRP turun 36,99% menjadi US$1,02 per koin. Sepekan terakhir harganya anjlok 29,93%.

Harga Litecoin anjlok 40,7% menjadi US$181,75 per koin. Dalam sepekan terakhir turun 51,34%.

Penurunan harga uang kripto dengan kapitalisasi pasar ini dipicu kebijakan keras China yang melarang lembaga keuangan seperti bank dan fintech pembayaran untuk menyediakan layanan transaksi uang kripto. China juga mengingatkan investor agar tidak memperdagangkan uang kripto spekulatif.

“Baru-baru ini, harga uang kripto telah meroket dan anjlok, dan perdagangan spekulatif uang kripto telah pulih, secara serius melanggar keamanan dan mengganggu tatanan ekonomi dan keuangan normal,” kata tiga lembaga itu seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (19/5/2021).

Institusi tidak boleh menyediakan layanan simpanan, trust atau penjaminan cryptocurrency, atau mengeluarkan produk keuangan yang terkait dengan cryptocurrency.

Tindakan terbaru ini melengkapi kebijakan sebelumnya di mana China melarang penawaran koin perdana (ICO) dan menutup platform jual-beli cryptocurrency. Kebijakan ini dikeluarkan pada 2017 silam.

Sumber : CNBC

LEAVE A REPLY