PSSI Tegaskan Tetap Akan Ajukan Izin Gelar Liga 1 dan Liga 2

0
285
Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI Muhammad Irawan di Kantor Kemenpora, Selasa (27/4/2021).

Jakarta, Nawacita – Insiden Suporter di Piala Menpora 2021 tidak membuat PSSI patah arang untuk mewujudkan digelarnya Liga 1 dan Liga 2. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan tetap akan mengajukan izin menyelenggarakan Liga 1 dan Liga 2 kepada Kepolisian dan Kementerian Pemuda Olahraga.

Hal itu diungkapkan Mochamad Iriawan setelah melakukan pertemuan evaluasi Piala Menpora 2021 dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol. Imam Sugianto. Dalam evaluasi itu juga hadir Direktur Utama dan Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru, Satgas COVID-19, dan Direktur Olahraga Persija Jakarta.

“Saya pikir kami tetap pada rencana semula. Kami akan mengajukan izin Liga 1 dan Liga 2. Kasihan suporter yang sudah tertib dan tidak datang ke stadion, namun dirusak karena segelintir oknum,” kata Iriawan, saat konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini, tindakan yang dilakukan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung setelah final Piala Menpora 2021 tidak bisa dicampuradukkan dengan penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. Iriawan akan berupaya keras mengajukan izin ke Polri agar kompetisi bisa digelar sesuai rencananya.

Ia juga mengaku, pihaknya akan menggelar rapat khusus dengan Menpora terkait pengajuan izin Liga 1 dan Liga 2.

“Kami akan melakukan rapat khusus dengan Menpora soal pengajuan izin Liga 1 dan Liga 2. Kami sudah ajukan juga kepada Asops Kapolri. Penyelenggaraan Liga Ini penting untuk pembinaan sepak bola kita,” terang Iwan.

Saat ini kedua insiden yang melibatkan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung usai Piala Menpora 2021 tengah dalam tahap penyelidikan. Polri berjanji mengusut tuntas kasus tersebut apabila ditemukan unsur-unsur yang melanggar hukum.

Dalam kesempatan yang sama, Zainudin Amali menyatakan mendukung penuh atas penyelidikan yang dilakukan Polri terkait insiden yang melibatkan oknum dari dua kelompok suporter usai Piala Menpora 2021.

Ia mengingatkan agar masyarakat harus obyektif dalam menyikapi Piala Menpora 2021 dan kejadian yang terjadi setelah turnamen tersebut. Ia menilai tindakan yang dilakukan suporter Persija dan Persib merupakan hal yang berbeda dari kelancaran turnamen secara keseluruhan.

“Tentang kejadian yang muncul setelah turnamen pramusim Piala Menpora ditutup, baik di Jakarta dan di Bandung, sekarang ini sedang ditangani oleh pihak Polri baik di Mabes maupun Polda Metro dan Polda Jabar dan sedang didalami. Apabila ditemukan unsur-unsur yang melanggar hukum tentu Mabes Polri akan melakukan penegakan hukum,” papar Zainudin Amali.

Lebih lanjut, Zainudin mengatakan, insiden itu tidak bisa dijadikan penghambat kegiatan olahraga lainnya pada kemudian hari.

“Secara keseluruhan kita harus melihat ini satu hal yang jangan dicampuradukkan. Penyelenggaraan turnamen Piala Menpora sukses, akan tetapi setelah ditutup ada kejadian yang muncul. Saya mohon untuk melihat seperti itu sehingga kita lebih obyektif,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY