Safari Pangan Anies ke Ngawi Disorot, Pengamat Bilang Sedang Jajaki Ikatan Politik Lokal

0
257
Gubernur Anies dan Gubernur Khofifah menghadiri acara kegiatan Penandatangan Kesepakatan Bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (25/4/2021). Kerjasama ini melibatkan PT Food Station Tjipinang Jaya - Daya Tani Sembada - Kelompok Tani Sido Rukun untuk pengelolaan sistem resi gudang, penggilingan padi dan pasokan beras untuk warga DKI Jakarta. Foto Tribun

Ngawi, Nawacita – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat menghadiri acara kunjungan kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Jawa Timur di Madiun, pada Minggu (25/4) pagi.

Khofifah juga bersama Anies menyambangi kerjasama serapan gabah petani Daya Sembada dan kelompok tani  Sido Rukun di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi hasil kerjasama Pemprov DKI Jakarta dan BUMD DKI Jakarta, PT Food Station, dengan Pemkab Ngawi.

Anies berada dalam satu mobil dengan Khofifah.

Sebelumnya, pada 16 April 2021, Anies Baswedan juga ke Cilacap, untuk panen padi, hasil kerjasama BUMD DKI Jakarta, PT Food Station dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur, Desa Jenang, Kabupaten Cilacap.

Melihat fenomena itu, pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta Ujang Komarudin menilai Anies dan Khofifah tengah saling melakukan penjajakan politik.

“Sedang menjajaki satu sama lain ikatan politik,” ujar Ujang, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, baik Anies maupun Khofifah berusaha mencari chemistry diantara mereka dengan melakukan obrolan.

“Sedang mencari chemistry diantara keduanya. Chemistry tak akan terbentuk jika tak ada pendekatan dan obrolan,” jelasnya.

Hanya saja, Ujang tak bisa memastikan apakah pertemuan Anies-Khofifah ini akan berlanjut dengan menjadi pasangan calon presiden-wakil presiden di 2024 mendatang.

Sebab, Ujang menilai itu akan sangat tergantung dengan bagaimana dinamika politik ke depan yang sangat cair. Belum lagi masih ada faktor lain yang patut dipertimbangkan, seperti dukungan partai hingga elektabilitas keduanya.

“Jadi soal apakah akan berpasangan atau tidak, itu tergantung dari dinamika politik yang terjadi kedepan, dukungan partai, dan elektabilitas masing-masing,” tandasnya.

Saat berada di Ngawi, Gubernur Anies dan Gubernur Khofifah menghadiri acara kegiatan Penandatangan Kesepakatan Bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Ngawi.

 

Kerjasama melibatkan PT Food Station Tjipinang Jaya – Daya Tani Sembada – Kelompok Tani Sido Rukun untuk pengelolaan sistem resi gudang, penggilingan padi dan pasokan beras untuk warga DKI Jakarta, dan rencana penyerapan hasil panen kelompok Tani Sido Rukun.

Saat berada di Balai Kota Madiun, Anies dan Khofifah disambut Wali Kota Madiun, Maidi. Tak banyak yang dilakukan, saat di Balai Kota, mereka tampak bercengkrama menikmati suasana Kota Madiun.

Di sana keduanya tampak ngobrol santai dengan akrab. Gubernur Khofifah juga berkesempatan mengenalkan para rombongan yang dibawa untuk ikut hadir di kegiatan di Kabupaten Ngawi.

“Ini Kepala Bank Indonesia juga ikut. Ini kami biasa gowes bareng selama pandemi menyalurkan bantuan pemulihan ekonomi,” kata Khofifah.

Anies juga tampak memuji suasana Kota Madiun yang terjaga kebersihan dan keasriannya.

Tak berselang lama, dua gubernur tersebut kemudian berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Ngawi.

“Saya nebeng mobilnya ibu gubernur ya,” kata Anies kemudian masuk satu mobil dengan Gubernur Khofifah menuju Kabupaten Ngawi.

Tribun

 

 

 

 

LEAVE A REPLY