Pengaruh Globalisasi Pada Pesebaran Covid-19 dan Kepercayaan Orang- orang Pada masa Lockdown

0
322
Virus VUI-202012/01, Muncul Varian Baru Covid-19 Asal Inggris.
Virus VUI-202012/01, Muncul Varian Baru Covid-19 Asal Inggris.

Lansa, Nawacita – Covid – 19, atau virus corona adalah sebuah pandemi yang di waktu sekarang mampu merubah tatanan kehidupan dunia pada titik keterpurukan, sampai saat ini. penemuan vaksin, juga masih belum ditemukan, saya ibaratkan Covid -19 bagaikan perang dunia ke 3 sebab,  semua negara terkena dampaknya, semua negara berlomba lomba untuk menemukan vasin dan berperang untuk menghentikan persebaran virus ini.

Virus yang di sebut juga dengan virusVirus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

 

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat

Berbicara Covid-19, maka, tak luput dari pengaruh globalisasi. sebab, Globalisasi justru sangat mempengaruhi meningkatnya persebaran virus corona di berbagai macam belahan dunia. karena bisa berdampak besar.

Globalisasi sendiri juga mempunya arti, yaitu Suatu proses yang mendunia, suatu proses yang membuat manusia saling terbuka dan bergantung satu sama lainnya tanpa batas waktu dan jarak.

 

Di era globalisasi saat ini yang didukung perkembangan teknologi ilmu pengetahuan yang super di dunia global. Dan alat transportasi seseorang di suatu wilayah dapat mengetahui segala jenis informasi yang tersebar di dunia luar dengan cepat dan mudah. Dengan adanya proses tersebut, dunia global saling ketergantungan saling berhubungan satu sama yang lainnya. Baik di sektor ekonomi ekspor impor sebagai jalur perdaganngan, dari sektor wisata dengan banyaknya keluar masuk akses wisatawan manca negara, dari berbagai belahan dunia. Dengan hal ini menujukan bahwa di tengah wabah virus corona dunia dihancurkan oleh virus ini menghancurkan kapitalisme dunia menghancurkan perdangangan dunia industri wisata. Dengan ini corona dapat menyebar ke segala penjuru dunia dengan adanya sistem globalisasi ini, Corona dengan cepat menyebar ke negara  – negara lain karena negara global memiliki sistem yang membuat dunia saling terbuka dan bergantungan dengan negara lainnya dengan berbagai akses masuk dan keluar antar negara yang bebas atas dasar saling bekerjasama sama membuat dunia menjadi korban keganasan virus corona dan berdampak panjang bagi perekonomian dunia. Nilai mata uang dunia hancur melemah, pendapatan perkapita di segala bidang merosot drastis. Dunia seolah – olah tenggelam dan mati tak berdaya.Dalam perkembangannya, virus corona ini sudah menembus 200 negara yang terinveksi dengan jumlah penduduk didunia lebih dari 4, 4 juta yang terinveksi dengan seiring berkembanganya waktu, jumlah tersebut akan naik lagi. Ini adalah bukti nyata bahwa globalisai mampu mendorong tersebarnya virus corona. sebab, Perekonomian adalah bagian dari kehidupan sosial yang paling banyak bersentuhan dengan globalisasi. Misalnya, perdagangan internasional dan masuknya barang-barang impor ke Indonesia.Globalisasi ekonomi pun membawa dampak besar bagi tersebarnya virus corona di masyarakat kita, bukan saja globalisasi ekonomi saja tetapi globalisasi hubungan internasional, hubungan politik, hubungan wisatawan dan destinasi wisata. Mau tidak mau dunia saat ini mengalami darurat virus corona dari desember 2019 sampai 2020

Tetapi setelah diberlakukannya lockdown selama 2 tahun kepercayaan masyarakat telah menurun tentang adanya virus berbahaya tersebut di tahun 2021 khususnya indonesia 7 dari 10 orang menyatakan virus itu tidak ada dan juga di ikuti oleh beberapa negara lain juga seperti jerman ribuan rakyatnya turun ke jalan berlin untuk memprotes pembatasan terkait corona pada 29 agustus 2020 menurut yang di lansir oleh AFP unjuk rasa tersebut di perkirakan diikuti oleh 20000 orang, mereka memprotes aturan pembatasan dari pemerintah yang di anggap sudah terlalu lama dan juga menggangu jalannya roda ekonomi kehidupan di negara tersebut,

 

kesimpulan yang dapat saya ambil pada saat Pandemi covid – 19 adalah, kekuatan kekuasaan baik dari negara maju dan berkembang di dunia ini tidak bisa menjadi indikator dalam keberhasilan dalam penyelesaian virus corona dan pengaruh adanya globalisasi pada saat ini yang sedang berkembang pesat di dunia sangat berdampak besar pada proses persebaran virus corona ini. karena dunia mau tidak mau harus memperluas hubungan dan kerjasama antar negara.Dengandemikian hal ini menimbulkan kurva persebaran covid – 19 sangat berkembang cepat penularannya di berbagai belahan dunia.

Yang terpanting saat situasi pandemi saat ini, tetaplah patuhi aturan pemerintah, tetap jaga jarak , cuci tangan dan memakai masker dalam segala aktivitas ,agar persebaran covid – 19 segera cepat menurun.

Penulis : M Afrialdi adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan IAIN Langsa

LEAVE A REPLY