Bambu Limbah Menjadi Benda Mewah

0
194

Langsa, Nawacita – Salah satu usaha yang berkembang di desa simpang wie adalahusaha Kerajinan kapal. Permasalahan yang dialami oleh usahayang sedang berkembang adalah proses pemasaran dan promosiproduk kerajinan yang selama ini masih dilakukan secaramanual dan terbatas karena hanya mengandalkan informasi darimulut ke mulut dan pintu ke pintu, sehingga produk kerajinankapal hanya dipasarkan di sekitar desa dan sekitar daerah  itusaja.media  sosial adalah tempat di mana pemasaran suatu bendaakan lebih mudah di ketahui oleh banyak orang, karena sosialmedia dapat menjangkau memberi informasi keseluruh penjurudaerah yang tidak terbatas. Dengan menggunakan teknologiperkembangan jaman, proses transaksi penjualan dapatdilakukan secara terotomatisasi tanpa harus bertemu langsungdengan pemilik usaha ataupun mencari di pasar tempatpenjualan kapal. Dengan menggunakan media sosial semua itubisa dilakukan secara mudah dan bisa di sebarluaskan ke seluruhpenjuru seindonesia bahkan ke dunia agar konsumen denganmudah mencari hasil kerajinan tersebut.

Kerajinan adalah suatu karya seni yang proses pembuatannyamenggunakan keterampilan tangan manusia. Biasanya hasil darisebuah kerajinan dapat menghasilkan suatu hiasan cantik, bendadengan sentuhan seni tingkat tinggi, dan benda siap pakai. Dari hasil wawancara saya dengan pembuat kerajinan ini  dapat di lihat Dalam proses pembuatan kerajinan ini bisa memakanwaktu 1 sampai 2 minggu, itulah faktor utama sehinggakerajinnan ini bernilai begitu mahal.

Bang Reza vahlefi  selaku pengrajin menjelaskan bahan-bahanyang di perlukan lebih mudah di dapat dan  ramah   lingkunganserta memiliki kualitas yang tahan lama. Dalam proses pembuatan nya membutuhkan bahan seperti bambu, pernis, kuas, kertas pasir, pisau, gergaji, lem dan lain-lain. Pengrajinjuga mengatakan konsumen dapat melakukan pemesanan sesuai keinginan sipemesan itu. Dan jangka waktu nya sesuai kesulitandan harga juga dapat di tentukan dari besar kecil kerajina yang di pesan atau yang di buat oleh pengrajin itu.

Bisanya pemesana atau pembutan kerajinan lebih meningkat di saat ada acara besar seperti idul fitri, imlek atau tahun baru. Dari wawancara saya dengan bang Reza dia juga bersediamengajarkan kami untuk mengajarkan membuat kerajinan itu .Kemudian kami belajar dari mencari bahan lalu kemudianpraktik pengolahan kerajinan itu bagaimaca mengiris bambu, memtong bambu sesuai ukuran yang di inginkan lalu kemudianmenyusun semua bambu yang telah kami potong umtukmenjadu suatu kerajinan kapal tersebut.

Selagi membuat kerajinan itu kami juga sedikit bercerita danbertanya bagaimana awal bisa membuat kerajinan ini. kemudianbang reza mengatakan semua bermula dari melihat orang tuanya membuat kerajinan juga. Jadi dari sini bisa dikatakan usahaini milik turun temurun dri orang tua ke seorang anak dan bang reza ini dalah penerusnya  .dia juga mengatakan denganmengajarkan kami agar kami juga bisa membuat dan memilikiskil dalam mengolah bambu  menjadi barang bernilai. Lalu bang reza juga mengatakan dalam  pembutan kerjinan kapal ini kitaharus memilikki kesabaran dan konsentrasi yang tinggi . Jikakita tidak memiliki  kesabaran dan konsentrasi tersbut kerajinanitu tidak akan siap sesuai dengan apa yang kita inginkan. Setelahkurang lebih 3 hari kami mengerjakan kerajinan tersebut dariawal pencarian bahan hingga membuat kapal. Setelah itu kami  langsung menjelaskan bagaimana cara pemasaran yang mudahtapi menguntungkan. Dengan mengandalkan media sosial kami meberi dan membuat akun untuk bang reza seperti market place , Instagram dan whatsApp bisnis.

Dengan kami membantu memberi tau cara pemasaran yang mudah itu bang reza merasa senang dan terbantu supaya darihasil kerajinanya itu bisa memberikan keuntungan yang lebihtinggi lagi dan kerajinanya dapat lebih berkembang serta di kenal oleh masyarakat luas.

Limbah bambu ini dianggap tidak memiliki manfaat nilaiekonomi di kalangan masyarakat,  tetapi di tangan bang Reza limbah bambu ini bisa memiliki nilai yang sangat berharga danbisa menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi. Karya kerajinanyang di buat di desa simpang wie memanglah sangat unik danjarang ditemui di tempat-tempat lain. Kerajinan ini jugamemiliki nilai estetis tersendiri yang mejadikannya unik danlaku untuk dijual serta bersaing di pasar dunia.

Penulis : Aoza Rawandi

LEAVE A REPLY