Tanaman Hias Jadi Hobby Jadi Money

0
211
foto ilustrasi rumah ditukar dgn tanaman hias

Aceh, Nawacita – Apa yang terbesit dalam benak anda ketika mendengartumbuhan keladi atau sering disebut oleh sebagian orang lompong ,mungkin jawaban anda sama seperti saya, suatutanaman liar yang tidak bermanfaat dan keberadaan nyaterkadang sangat mengganggu.Tetapi taukah anda pada masapandemi covid 19 banyak masyarakat yang berburu tanamantersebut untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan gunameningkatkan perekonomian mereka.

Saat pandemi sebagianorang banyak yang kehilangan pekerjaan dan otomatis  sumberkeuangan mereka menurun drastis, orang mencari tumbuhan liar tersebut dihutan dan dibawa pulang kerumah untuk dijadikantanaman hias,Selain sebagai hobi ternyata kegiatan bercocoktanam dapat menghindarkan kita dari kejenuhan akibat masapandemi.Sebagian ibu-ibu memanfaatkan waktu luang nyauntuk bercocok tanaman agar rumah terasa lebih indah dan sejukkarena hobi nya dalam mengoleksi tumbuhan liar tersebut dapatmembuka peluang baru bagi sebagian orang untuk mendapatkanpenghasilan tambahan.

Mereka mencari tumbuhan liar tersebutdi dalam hutan   kemudian di tanam kedalam pot bunga denganberbagai ukuran dan setelah tumbuh kokoh dan cantik merekamenjual dengan harga yang berpariasi.

Belakangan ini hampir seluruh masyarakat Indonesia melakukanpenanaman bunga dipekarangan rumah mereka bahkan merekaberlomba- lomba untuk memperbanyak tanaman hias dimasing- masing rumah guna menyejukan pandangan mata denganmenanam berbagai jenis tumbuhan liar” (04/03/2021).

Dalam keadaan ini membuka peluang bagi pembudidayatanaman hias tersebut dikarenakan masyarakat tidak mengiraukan harga dari tanaman tersebut dikarenakan sudahmenjadi hobi dimulai dari harga puluhan ribu bahkan ratusanribu tetap mereka beli.

Warga kampung tersebut memanfaatkan kotoran sapi yang sudah menjadi tanah sebagai bahan utama,Lalu bagaimanakahcara mereka membuat tanaman tersebut?  cara membuat nyasangat mudah

Cara nya cukup simpel  dan bahan yang dibutuhkan adadisekitar kita yaitu :​

1. Kotoran sapi yang sudah difermentasi menjadi tanah yang memiliki kandungan zat yang sangat bagus untuk prosespertumbuhan  bagi tanaman
2. Pot bunga / plastik kolibet sebagai wadah
3. Tanaman keladi ( lompong )

Cukup mudah dan murah ,tidak perlu biayayang besar sudahbisa menghasilkan produk yang bernilai bahkan hal ini bisameningkatkan perekonomian warga apalagi pada masa pandemisaat sekarang ini.

Kemudian dimana kampong tersebut berada, dan apa namakampung nya ?

Kampung tersebut bernama desa seumadam dusun mentawaklorong satu (1)kecamatan kejuruan muda , kabupaten acehtamiang .semangat dalam membangun kampung tersebut terlihatjelas dari solidaritas, keilmuan, bakat dan yang paling pentingadalah pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas , efektivitas dan kreatifitas dalam mewujudkan suatu tujuan .

Mari sama- sama kita hidupkan kembali jiwa kreativitasmasyarakat guna terwujudnya kehidupan yang damai dantentram melalui peningkatan perekonomian masyarakat.

Penulis : SITI SA’IDAH, Veriyawan

LEAVE A REPLY