DPR Tak Ingin Bandara Kulon Progo Nasibnya Seperti Bandara Kertajati

Kejar Manfaat Ekonomi, Integrated Bandara dengan Kereta Api dan tempat wisata

0
382
Anggota Komisi V DPR RI Bambang Hermanto di Bandara Kulon Progo Yogyakarta, Sabtu (10/4/2021).

Jakarta, Nawacita – Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Hermanto ingatkan kepada Angkasa Pura terkait project pembangunan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo berjalan sebagaimana tujuan-tujuan yang diharapkan. DPR RI tidak ingin pembangunan Bandara baru ini nasibnya seperti Bandara Kertajati.

“Kita tidak ingin terjadi ada pembangunan bandara yang sudah jadi, sudah siap digunakan tidak bisa dioperasikan salah satu contohnya di Kertajati. Kita Komisi V wanti-wanti agar supaya bandara ini tidak hanya sebagai sebuah project tetapi berhasil mengintregasikan semua tujuan-tujuan wisata yang ada di Yogyakarta,” kata Bambang, saat diwawancarai di Bandara YIA, Yogyakarta (10/4/2021).

Kunjungan ini untuk meninjau sejauh mana pembangunan di Bandara YIA serta kendala-kendala apa saja yang terjadi selama pembangunan. Terutama, kata Bambang, dalam pembangunan stasiun bandara yang menghubungkan antara Stasiun Kota Yogyakarta dengan Bandara YIA.

“Pertama dalam rangka melihat sampai sejauh mana perkembangan daripada project Angkasa Pura Bandara YIA. Kedua adalah melihat ada disini pembangunan lintasan kereta dari Yogya ke bandara YIA itu juga kita akan lihat, tinjau langsung dilapangan sudah sejauh mana,” jelasnya.

Bambang menilai peninjauan lintasan kereta api ini penting, sebab Menteri Perhubungan Budi Karuya Sumadi menyebut lintasan ini akan rampung dan dioperasikan pada Agustus 2021 mendatang.

“Dan karena kemarin sudah kita denger Pak Menhub menyampaikan bahwa target pembangunam daripada KAI bandara sampai dengan bulan Agustus harus sudah dioperasikan hari ini kita juga akan melihat itu melihat pembangunan kereta bandara,” pungkas Politisi Partai Golkar ini.

Selain mengunjungi Bandara Kulo Progo, Bambang dan rombongan Komisi V DPR RI akan meninjau alat deteksi tsunami (display warning receiver system /WRS) di science corner, peninjauan stasiun Bandara YIA dan peninjauan pembangunan pengamanan Muara Sungai Bogowonto Sisi Barat.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY