Tradisi Masyarakat Gampong Geudubang Aceh Ketika Bulan Ramadhan

0
138

Aceh, Nawacita – Tidak terasa bulan suci Ramadhan akan segera tiba, tinggal menghitung hari saja. Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah, bulan penuh ampunan. Umat muslimsangat senang menyambut bulan Ramadhan, karena dibulan tersebut banyak kebaikan yang bisa didapatkan sepertiberbagi, berkumpul dan makan bersama keluarga ketika berbuka dan sahur.

Tujuan umat muslim berpuasa pada bulan Ramadhan yaitu agar merasakan penderitaan yang dialami orang yang kurang mampu, terkadang mereka tidak makan sampai berhari-hari.

Banyak tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat ketika bulan Ramadhan, diantaranya seperti membakar lemang, berbagi takjil, berbuka puasa bersama diluar dengan keluarga dan masih banyak lagi kebaikanlangka yang tidak dirasakan dibulan lain.

Ada beberapa gampong (desa) yang memiliki tradisi ketika bulan suci Ramadhan, salah satunya gampong Geudubang Aceh yang terletak di Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Tradisi yang dilakukan masyarakat gampong geudubang aceh selama bulan suci Ramadhan adalah dengan membuat bubur kanji rumbi dan membagikannya kepada msyarakat.

Bubur kanji rumbi dibuat oleh perangkat desa dan dibantu beberapa masyarakat gampong Geudubang Aceh. Bubur kanji rumbi dimasak di pekarangan masjid setiap pukul 2 siang dan setelah selesai shalat ashar barulah bubur kanji rumbi dibagikan kepada masyarakat yang datang ke masjid dengan membawa wadah atau tempat untuk meletakkan bubur kanji rumbi tersebut.

Masyarakat gampong Geudubang Aceh banyak yang menyukai bubur kanji rumbi, mulai dari anak-anak hingga orang tua, karena selain enak mereka mendapatkan bubur tersebut secara gratis.

Membuat bubur kanji rumbi tidak menggunakan dana desa melainkan sedekah dari masyarakat sekitar gampong Geudubang Aceh. Ada yang sedekah beras, kelapa sebagai bahan utama dan bahan-bahan lainnya untuk melengkapi pembuatan bubur kanji rumbi.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bubur kanji rumbi yaitu beras, santan, daging ayam, udang, wortel dan kentang sebagai bahan utama. Bahan pelengkapnya yaitu air, garam, gula, daun sop, daun bawang, daun pandan, cengkeh, kapulaga, kayu manis dan bungong lawang klen. Bahan yang digunakan untuk bumbu agar memiliki cita rasa yang khas diantaranya seperti kemiri, pala, jahe, jintan, merica, bawang putih, bawang merah dan ketumbar.

Langkah – langkah pembuatan bubur kanji rumbi yang kaya rempah – rempah dan aroma yang khas yaitu sebagai berikut:

1. Cuci beras dan bahan – bahan pelangkap lainnya dengan bersih
2. Haluskan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, merica, ketumbar, pala dan jintan
3. Kukur kelapa lalu peras untuk mendapatkan santan
4. Hidupkan api di kayu, agar lebih hemat serta memberikan cita rasa dan aroma yang khas. Kemudian letakkan tungku, lalu ambil wajan besar dan letakkan di atas tungku tersebut
5. Masukkan beras kedalam wajan besar dan tambahkan air lalu masak sampai berasnya lembek, jangan  lupa diaduk-aduk
6. Kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, cengkeh, kayu manis, kapulaga, bungong lawang kleng dan daun pandan
7. setelah itu masukkan ayam yang sudah disuir-suir, udang, kentang dan wortel
8. jika ayam sudah matang masukkan santan, garam dan gula secukupnya, aduk-aduk hingga mendidih
9. jika sudah matang tambahkan daun sop dan daun bawang agar aroma buburnya wangi, lalu aduk hingga merata
10. Langkah yang terakhir, angkat bubur kanji rumbi dari tungku, lalu tuangkan kedalam wadah yang besar. Jangan lupa tambahkan bawang goreng untuk menambah cita rasa,kemudian taburi kedalam wadah yang berisi bubur kanji rumbi. Siap untuk dibagikan kepada masyarakat gampong Geudubang Aceh.

Bubur kanji rumbi memiliki manfaat kesehatan bagi yang memakannya, yaitu untuk penyembuhan penyakit maag dari beras yang sudah lembek tersebut dan bisa mengeluarkan angin karena ditambahkan jahe kedalam buburnya.

Setiap bulan Ramadhan gampong geudubang aceh selalu membuat bubur kanji rumbi. Biasanya isi di dalam bubur kanji rumbi berbeda-beda, terkadang isinya ayam, udang, atau jagung sebagai bahan pemanis buburnya. walaupun setiap hari berbeda varian isinya rasanya tetap nikmat dan cocok disantap saat berbuka.

Bubur kanji rumbi hanya bisa didapatkan pada bulan Ramadhan. Semoga tahun ini masyarakat gampong geudubang aceh masih bisa menjaga tradisi tersebut yaitu dengan memasak bubur kanji rumbi bersama-sama di masjid Al-falah Gampong Geudubang Aceh, agar generasi seterusnya bisa merasakan dan melanjutkan tradisi yang sudah ada sejak dulu.

Penulis : Sayyidah Azzafira,  IAIN Langsa

 

LEAVE A REPLY