Satu Suara, Demokrat Pati Tegaskan Bertekad Bela Kepemimpinan AHY

0
737

Jateng | Nawacita – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pati Joni Kurnianto menegaskan satu suara untuk satu komando dibawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Hal itu menjadi jawaban atas merebaknya isu Kongres Luar Biasa (KLB) di tubuh partai berlambang bintang mercy tersebut. Pihaknya yakin dengan kepengurusan partai saat ini.

Apalagi, dengan adanya figur Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), partai ini sempat menguasai parlemen pada 2009 silam.

“Pak SBY ini adalah magnet, semua orang harus tau itu. Isu-isu yang dikembangkan kalau partai demokrat milik orang banyak, milik si A, si B, si C kemudian pak SBY merebut, itu lucu,” kata pris yang juga Wakil Ketua I DPRD Pati ini.

Menurutnya, kalau tidak ada sosok seperti SBY, tidak ada orang yang mau merapat. Sosok SBY dalam hal ini adalah roh dalam partai. Hal itu dibuktikan ketika SBY mencalonkan presiden, masyarakat Indonesia pun langsung memilih dan jadilah presiden ke – 6.

“Saat itu Demokrat langsung menguasai parlemen. Di Pati sendiri, waktu itu yang semula kursi di dewan hanya empat, berhasil naik menjadi delapan kursi kemudian saya menjadi wakil ketua I DPRD Pati. Ini berkat jasanya pak SBY yang namanya membawa Demokrat ikut naik elektabilitasnya ,” paparnya.

Tidak hanya di Pati, tahun 2009 saat itu banyak juga pimpinan dewan di wilayah Jawa Tengah yang berasal dari Partai Demokrat.

“Salah satu faktor terbesar waktu itu adalah Pak SBY, harus di pahami itu. Jadi jangan dikira pak SBY tidak berpengaruh di Demokrat, justru pengaruhnya sangat besar sekali,” ungkapnya.

Dia juga menyindir adanya orang-orang di luar partai yang mencoba menggoyangkan kursi kepemimpinan AHY. Menurutnya, apa yang dilakukan sungguh memalukan, apalagi sampai membuat KLB segala.

“Seharusnya mereka itu yang sudah pernah menjadi dewan, berterimakasih kepada pak SBY karena sudah berjasa. Jangan malah membuat hal-hal yang aneh. Kalau memang tidak dipakai di partai, bilang aja masuk partai lain. Kalau mau masuk partai demokrat lagi, masuklah dengan baik baik dan buat prestasi lah. Seharusnya mereka itu introspeksi diri,” tegasnya.

Joni menegaskan lagi, apabila mereka hendak mengobok-obok Partai Demokrat, itu salah besar. Sebab, dari Papua hingga Aceh, semua kader Partai Demokrat sudah cinta dengan SBY dan keluarganya, yang sekarang ini AHY dipercaya sebagai Ketum DPP Partai Demokrat yang sah secara konstitusional dan melalui kongres yang sah. Dan kemampuan dan kapabilitas AHY sedang dibutuhkan Partai Demokrat saat ini.

Untuk kader Demokrat di Pati 1000 persen cinta dengan SBY. Menurutnya, keluarga Yudhoyono, mulai dari SBY, Almarhumah Ibu Ani, Mas AHY dan Mas Ibas dikenal sebagai orang-orang yang patut dicintai di Demokrat karena memang mempunyai kapabilitas, kemampuan dan  berjasa untuk Partai Demokrat.

Jp

LEAVE A REPLY