Demi Warganya, Gubernur Gorontalo Siap Serahkan Sertifikat Tanah 17 Ha ke Menaker Ida

0
140

Jakarta | Nawacita – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyambut positif rencana pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) milik Kemnaker di Provinsi Gorontalo . Menurut Menaker Ida, pendirian BLK sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun sedikitnya 1 BLK UPTP di tiap provinsi.

“Kami menyambut baik usulan Pak Gubernur terkait pendirian BLK UPTP Gorontalo. Kami akan mempelajari terlebih dahulu dan mudah-mudahan di tahun ini bisa dibangun BLK di Provinsi Gorontalo,” kata Ida saat menerima kunjungan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Baca : Dugaan korupsi dana investasi BPJS Ketenagakerjaan bukti lemahnya pengawasan OJK’

Ida mengatakan, hingga saat ini Kemnaker telah memiliki 16 BLK UPTP milik Kemnaker di seluruh Provinsi di Indonesia. Masih ada 18 provinsi lagi yang belum ada BLK UPTP, termasuk Provinsi Gorontalo.

“Nantinya, pembina atau instrukturnya akan didampingi dari BLK Makassar. Serta nantinya BLK Makassar juga akan melakukan survei ke Gorontalo untuk melihat kondisi di wilayah setempat,” katanya.

Dalam kunjungannya, Rusli Habibie didampingi perwakilan dari Bappeda Gorontalo. Mereka siap menyerahkan sertifikat tanah sekitar 17 hektare (ha) sebagai salah satu syarat pendirian BLK UPTP.

“Kami juga sudah membawa dari pihak Bappeda Provinsi Gorontalo untuk menyerahkan sertifikat yang disyaratkan, sekaligus segala persyaratan akan kami lengkapi. Salah satunya sertifikat tanah kurang lebih 17 ha,” kata Rusli.

Rusli mengatakan, potensi daerah di Gorontalo sangat besar, baik dari segi pertanian maupun otomotif. Pertanian sendiri merupakan salah satu kejuruan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia mengungkapkan, pihaknya tertarik mendirikan BLK karena lebih banyak praktik dan peralatannya sudah modern mengikuti kebutuhan pasar kerja. Ia juga sudah meninjau langsung ke BBPLK Bandung yang memiliki program unggulan di sektor otomotif dan BLK Lembang yang memiliki program pelatihan, yaitu perikanan, peternakan, dan pertanian.

“Kami berharap dukungan Bu Menteri, untuk pendirian BLK sebagai tempat pelatihan kerja bagi masyarakat di Gorontalo. Kami akan fokus kepada beberapa sektor, di antaranya pertanian, peternakan, perikanan, dan otomotif, serta pariwisata,” ucapnya.

Sindo

LEAVE A REPLY