9 Penyebab Sakit Leher Sebelah Kanan

0
91
Ilustrasi

Jakarta, Nawacita -Rasa nyeri pada leher pada bagian kanan adalah kondisi lumrah yang dialami banyak orang. Kenali penyebab sakit leher sebelah kanan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dalam kebanyakan kasus, rasa nyeri muncul karena ketegangan otot atau penyebab jinak lainnya. Namun, konsultasikan pada dokter jika nyeri leher terasa sangat parah dan berlangsung lama.

Leher merupakan bagian vital tubuh yang terdiri dari tulang belakang, otot, dan jaringan lainnya. Leher rentan mengalami cedera. Leher juga cenderung menegang karena digerakkan terus menerus sepanjang hari.

1. Degenerasi atau menyusut

Tulang belakang dan cakram di leher akan menyusut seiring bertambahnya usia. Seseorang mungkin akan mengalami nyeri kronis yang persisten di leher.

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan tulang belakang, cakram, dan bagian leher lainnya mengalami kerusakan. Beberapa kondisi itu di antaranya peradangan, saraf terjepit, fraktur serviks, dan degenerasi diskus serviks.

2. Posisi tidur yang salah

Apakah Anda sering terbangun dengan perasaan kaku di bahu, punggung, atau leher? Jika iya, berarti Anda berada posisi yang salah saat tidur.

Posisi tidur, jumlah bantal yang digunakan, dan kekencangan kasur dapat memengaruhi kondisi tubuh saat terbangun. Tidur dengan posisi kepala atau leher yang tidak sejajar dengan tubuh dapat meningkatkan kemungkinan munculnya rasa sakit.

3. Nyeri leher yang tidak spesifik

Dalam beberapa kasus, sulit untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari rasa nyeri. Nyeri tanpa sebab sering kali diakibatkan oleh keseleo ringan atau robekan pada jaringan otot.

Rasa sakit juga terkadang bisa disebabkan oleh postur tubuh yang buruk.

4. Stres dan kecemasan

Stres dapat menyebabkan otot-otot menegang. Ketegangan pada leher dan punggung juga sering disebabkan oleh stres dan cemas berlebih.

5. Tortikolis

Tortikolos merupakan kondisi medis di mana kepala menjadi bengkok ke satu sisi. Namun, penyebabnya tak diketahui dengan pasti.

Dokter menduga bahwa sebagian besar kasus disebabkan oleh ligamen minor atau keseleo otot pada bagian leher. Leher yang terpapar suhu dingin dalam waktu lama juga bisa menjadi penyebabnya.

Tortikolis kerap muncul di malam hari. Orang yang mengalami tortikolis akan kesulitan menggerakkan lehernya saat terbangun. Dalam kebanyakan kasus, nyeri akan mereda setelah beberapa hari.

Namun, terkadang tortikolis juga menjadi gejala dari masalah kesehatan yang lebih parah seperti tumor, infeksi, dan efek samping obat.

6. Cedera pleksus brakialis

Pleksus brakialis merupakan kumpulan saraf yang menghubungkan sumsum tulang belakang di leher ke tangan. Jika cedera pada leher memengaruhi pleksus brakialis, maka rasa nyeri juga akan terasa pada tangan.

Penyebab umum kondisi ini adalah trauma akibat benda tumpul, seperti cedera saat berolahraga atau kecelakaan tertentu.

7. Whiplash atau sentakan tiba-tiba di leher

Whiplash merupakan cedera pada leher di mana kepala tersentak ke depan dan kembali ke tempatnya dengan sangat cepat. Tak cuma disebabkan kecelakaan mobil, whiplash juga bisa terjadi akibat aktivitas olahraga dan gerakan mendadak lainnya.

8. Saraf terjepit

Sarat terjepit terjadi saat iritasi saraf yang berasal dari sumsum tulang belakang di leher menyebabkan rasa nyeri menjalar hingga ke lengan.

Tak cuma rasa sakit di leher, kondisi ini juga menimbulkan gejala lain seperti mati rasa dan lemah di bagian lengan.

9. Penyebab langka lainnya

Sakit leher sebelah kanan juga disebabkan oleh beberapa penyebab langka lainnya seperti artritis reumatoid, kanker, cedera serius, kerusakan saraf tulang belakang, infeksi, dan gangguan tulang.

cnn

LEAVE A REPLY