Kalangan Pengusaha Jatim Pertimbangkan Vaksinasi Covid-19 Mandiri

0
78
Petugas menunjukan vaskin sinovac sebelum melakukan vaksinasi covid-19 tahap I di Rumah Sakit Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021). Tahap I vaksin diberikan kepada pejabat daerah dan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

Surabaya, Nawacita – Kalangan pengusaha mulai merespons wacana pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mandiri oleh perusahaan terhadap karyawan. Langkah itu dinilai bisa mempercepat vaksinasi secara nasional. Jika sebagian besar warga sudah divaksin, ujung-ujungnya pertumbuhan di sektor ekonomi bisa terkerek. Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur menyambut positif rencana tersebut.

Pihaknya mempercayakan sepenuhnya penanganan Covid-19 kepada pemerintah sebagai langkah terbaik. ”Kami sebagai pengusaha memahami rencana pemerintah itu,” kata Wakil Ketua DPP Apindo Jatim Tri Andi Suprihartono kemarin (22/1).

Pihaknya berharap akses vaksin Covid-19 dapat semakin diperluas. Termasuk kepada pelaku usaha. Banyak urgensi penggunaan vaksin di sektor usaha. Meski begitu, karena pandemi masih berlangsung dan jumlah vaksin terbatas, program vaksinasi masih berkutat pada tenaga kesehatan (nakes).

Pengusaha memahami bahwa kalangan nakes menjadi prioritas utama untuk disuntik vaksin. Sebab, nakes adalah garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19. ”Mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah adalah langkah terbaik,” tutur Tri Andi.

Rencana vaksinasi mandiri juga disambut positif oleh Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu). Ketua Hiperhu Surabaya George Handiwiyanto menilai rencana itu bisa direaliasikan. Bukan hanya untuk karyawan atau pekerja, tetapi juga warga di sekitar tempat usaha. Apalagi, kata dia, perusahaan punya tanggung jawab sosial melalui corporate social responsibility (CSR). ”Menurut saya, bagus ya. Ini juga bisa bantu masyarakat sekitar tempat usaha kita,” ujar George.

Menurut dia, banyak keuntungan ketika pengusaha melakukan vaksinasi kepada para pekerjanya. Pertama, vaksinasi secara mandiri dinilai akan mempercepat pemulihan kegiatan produksi di perusahaan. Sebab, vaksinasi mandiri dapat mempercepat kembalinya aktivitas ekonomi secara penuh dan tidak dibatasi.

Kedua, vaksinasi kepada pekerja memberikan rasa aman bersama di lingkungan tempat kerja. Itu menyusul adanya peningkatan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dalam menangkal paparan Covid-19 di lingkungan perusahaan.

Kalangan pengusaha mulai merespons wacana pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mandiri oleh perusahaan terhadap karyawan. Langkah itu dinilai bisa mempercepat vaksinasi secara nasional. Jika sebagian besar warga sudah divaksin, ujung-ujungnya pertumbuhan di sektor ekonomi bisa terkerek. Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur menyambut positif rencana tersebut.

Pihaknya mempercayakan sepenuhnya penanganan Covid-19 kepada pemerintah sebagai langkah terbaik. ”Kami sebagai pengusaha memahami rencana pemerintah itu,” kata Wakil Ketua DPP Apindo Jatim Tri Andi Suprihartono kemarin (22/1).

Pihaknya berharap akses vaksin Covid-19 dapat semakin diperluas. Termasuk kepada pelaku usaha. Banyak urgensi penggunaan vaksin di sektor usaha. Meski begitu, karena pandemi masih berlangsung dan jumlah vaksin terbatas, program vaksinasi masih berkutat pada tenaga kesehatan (nakes).

Pengusaha memahami bahwa kalangan nakes menjadi prioritas utama untuk disuntik vaksin. Sebab, nakes adalah garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19. ”Mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah adalah langkah terbaik,” tutur Tri Andi.

Rencana vaksinasi mandiri juga disambut positif oleh Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (Hiperhu). Ketua Hiperhu Surabaya George Handiwiyanto menilai rencana itu bisa direaliasikan. Bukan hanya untuk karyawan atau pekerja, tetapi juga warga di sekitar tempat usaha. Apalagi, kata dia, perusahaan punya tanggung jawab sosial melalui corporate social responsibility (CSR). ”Menurut saya, bagus ya. Ini juga bisa bantu masyarakat sekitar tempat usaha kita,” ujar George.

Menurut dia, banyak keuntungan ketika pengusaha melakukan vaksinasi kepada para pekerjanya. Pertama, vaksinasi secara mandiri dinilai akan mempercepat pemulihan kegiatan produksi di perusahaan. Sebab, vaksinasi mandiri dapat mempercepat kembalinya aktivitas ekonomi secara penuh dan tidak dibatasi.

Kedua, vaksinasi kepada pekerja memberikan rasa aman bersama di lingkungan tempat kerja. Itu menyusul adanya peningkatan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dalam menangkal paparan Covid-19 di lingkungan perusahaan.

jp

 

LEAVE A REPLY