Bos BEI: Ada 90 Ribu Investor Ritel Bertransaksi per Hari

0
48

Jakarta, Nawacita – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan pada 2021 ini pasar saham dalam negeri bisa menjadi tuan rumah untuk investor di dalam negeri. Tidak hanya untuk mengakomodasi investor dengan modal yang tinggi, namun juga bagi investor ritel.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan target ini tidak terlepas dari capaian tahun lalu dimana terjadi peningkatan jumlah investor yang meningkat signifikan sebesar 56% jika dibandingkan dengan jumlah pada 2019.

“Sebetulnya kalau dilihat di 2021 ini tujuan kami sebenarnya sederhana saja, yaitu membuat pasar modal Indonesia menjadi rumah investasi bagi seluruh bangsa Indonesia,” kata Inarno dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Selasa (19/1/2021).

Tujuan ini bisa masuk akal, sebab tahun lalu selain jumlah investor baru yang meningkat, tingkat keaktifan investor lokal juga tinggi. Menurut catatan BEI, jumlah investor ritel yang aktif bertransaksi sebanyak 90 ribu investor per hari.

Tingginya jumlah investor aktif ini meningkatkan frekuensi perdagangan saham menjadi 619 ribu transaksi per hari. Ini menorehkan rekor menjadikan BEI sebagai bursa saham dengan frekuensi tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Inarno, jumlah investor ini juga membantu memperbaiki posisi indeks tahun lalu yang sempat mengalami penurunan tajam dan berada pada teritori 3.900 pada Maret 2020. Namun bisa kembali recover, meski masih di area negatif dibanding awal 2020, dan ditutup pada 5.900-an di akhir tahun lalu.

Hal ini juga didukung dengan adanya respon pasar terhadap kabar baik dalam negeri seperti rencana vaksinasi dan perbaikan kondisi ekonomi di kuartal ketiga tahun lalu. Adanya ekspektasi perekonomian terus membaik di akhir tahun juga menumbuhkan optimisme pelaku pasar.

“Dan tentunya adanya dukungan pemerintah dalam menangani Covid-19 misalnya program pemulihan ekonomi nasional atau PEN itu juga mempercepat adanya pemutihan tersebut,” tandasnya.

CNBC

LEAVE A REPLY