Sisa BLT Subsidi Gaji untuk Guru Honorer

0
129
Ilustrasi.

Jakarta, Nawacita – Kementerian Ketenagakerjaan memastikan anggaran bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji tidak tersalurkan 100% ke para pekerja.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan, anggaran sisa subsidi gaji ini akan rencananya diberikan para guru honerer melalui Kementerian Keuangan.Namun, pihaknya tidak mengetahui data yang lengkap untuk guru honer yang mendapatkan sisa anggaran dari subsidi gaji

“Anggaran sisa ini kita kembalikan ke kas negara dan setahu saya akan diberikan kepada guru honerer melalui Kementerian Keuangan. Karena itu saya tidak tahu berapa banyak guru honorer yang mendapatkan subsidi gaji,” kata Menaker dalam video virtual, Senin (18/1/2021).

Dia pun merinci untuk gelombang kedua periode November 2020 telah disalurkan kepada 12,4 juta penerima dengan anggaran yang sama seperti gelombang 1. Sementara untuk realisasinya telah disalurkan sebesar Rp14,6 triliun kepada 12,24 juta penerima, presentasinya 98,71% .

Untuk gelombang 2 ini belum tersalurkan kepada 159.727 pekerja. Sehingga total realisasi dari gelombang 1 dan 2 mencapai Rp29,4 triliun atau persentasenya 98,91% .

“Tentu bapak ibu masih bertanya-tanya. Kenapa tidak tersalurkan 100%. Kami menjelaskan bahwa penyebab rekening belum tersalurkan karena beragam faktor,” tandasnya

Sebelumnya, Ida mengungkapkan penyebab BSU tidak tersalurkan 100%. Ada 8 faktor menyebabkan BSU belum tersalurkan ke rekening pekerja.

“Pertama itu adalah banyak rekening ganda atau double dan kedua ada nama yang terdaftar tidak sama dan ini menyebabkan tidak valid,” katanya.

Lanjutnya, faktor ketiga ada rekening yang ditutup oleh bank dikarenakan bermasalah. Keempat, yaitu rekening pekerja banyak yang tidak terdaftar di kliring. “Karena penerima tidak ikut kriling nasional,” jelasnya.

Lalu, faktor kelima adalah rekening pasif dan keenam yakni rekening tidak sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK). “Data NIK di bank tidak sesuai dengan penerima subsidi,” katanya.

Sedangkan faktor ketujuh adalah rekening diblokir. Kemudian kedelapan adalah adanya cut off. Artinya seluruh dana dikembalikan oleh kas negara.

Oke

LEAVE A REPLY