Produsen Menaikkan Harga Tahu Agar Tetap Bisa Produksi

0
100

Jember, Nawacita – Produsen tahu di Kabupaten Jember Jawa Timur terpaksa menaikan harga jual tahu ke pedagang. Hal ini dilakukan untuk menyiasati kenaikan harga kedelai yang terjadi sejak dua pekan terakhir di masa pandemi.

Salah satu produsen yang menaikan harga tahu adalah Ahmad Muzammil Maris, warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember Jawa Timur.

Ia tetap berproduksi di tengah naiknya harga kedelai, karena permintaan konsumen tinggi, terutama dari pedagang tahu di sejumlah pasar tradisional.

Namun untuk menutupi biaya produksi di tengah naiknya harga kedelai, ia memilih menaikan harga tahu dari 50 ribu rupiah menjadi 57 ribu rupiah untuk per satu timba, yang berisi 300 hingga 400 potong tahu.

Ahmad Muzammil Maris mengaku dari segi keuntungan yang didapat memang masih terbilang kecil. Namun harga segitu dipilih agar tetap bisa dijangkau konsumen dan ia beserta sejumlah karyawannya tetap bisa bekerja menafkahi keluarga.

Seperti diketahui, harga kedelai saat ini mencapai 9 ribu rupiah per kilogram, padahal sebelumnya 6 ribu rupiah saja.

Ahmad Muzammil Maris membutuhkan 400 kilogram kedelai setiap harinya. Ia berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menstabilkan harga kedelai baik lokal maupun impor, agar produsen tahu dan tempe tidak gulung tikar.

Kompas

LEAVE A REPLY