Begitu Banyak Manfaat dari Qanun No.11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah lalu kenapa ingin dibatalkan?

0
291

Ainun Yusreda


Aceh, Nawacita
– Aceh merupakan Kota Serambi Mekah yang mana di Provinsi Aceh ini penduduknya adalah mayoritas muslim. Nah di Aceh ini terdapat suatu peraturan daerah yang biasa di sebut Qanun yang mana Qanun ini tidak hanya mencakup tentang ibadah namun juga tentang hubungan antara manusia dengan manusia, muamalah, dan salah satu Qanun yang baru disahkan adalah Qanun No.11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Qanun Aceh No.11 Tahun 2018 tentang Lemabaga Keuangan Syariah  adalah Peraturan Perundang-undangan yang mengatur tentang kegiatan Lembaga keuangan dalam rangka mewujudkan ekonomi masyarakat Aceh yang adil sejahtera dalam naungan syariat Islam. Qanun ini merupakan tindak lanjut dari Qanun Aceh no.8 tahun 2014 tentang pokok-pokok syariat islam yang secara tegas telah mewajibkan bahwa lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib dilaksanakan berdasarkan prinsip syari’ah.

Dengan mayoritas penduduk yang beragama islamseharusnya ini tidak menjadi masalah untuk diterapkan peraturan ini, bahkan dengan diterapkannya Qanun No.11 tahun 2018 tentang LKS ini akan sangat membantu perekonomian Aceh sendiri. Perlu kita ketahui bahwa sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan apabila seluruh perbankan konvensional dikonversikan menjadi bank syariah.

Apa saja sih manfaatnya? Nah yang pertama sudah pasti kita akan terhindar dari Riba yang mana riba ini adalah hal yang sangat di larang dalam islam, hal yang di haramkan dalam islam bahkan di dalam Al-qur’an masalah riba ini di sebutkan sampai 8 kali salah satunya  dalam surah Al-Baqarah Ayat 278 yang artinya “ Wahai orang-orang beriman, tinggalkanlah apa yang tersisa dari Riba, jika kalian adalah orang-orang yang beriman”.

Manfaat yang kedua di dalam bank syariah terdapat pembiayaan bagi hasil yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian Aceh khususnya di bidang UMKM  yang menjadi indikator kemajuan perekonomian daerah dalam kegiatan investasi. Sistem bagi hasil yang diberikan bank syariah juga lebih transparan, dana yang kita berikan ke bank Syariah untuk ditabung itu digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat sesuai dengan syariah yang mana kita juga mendapatkan pahala karena uang kita di gunakan untuk hal yang positif. Lalu apa lagi manfaatnya ? masih banyak sekali manfaat yang akan kita rasakan apabila seluruh lembaga keuangan di Aceh ini benar-benar di konversikan menjadi bank syariah. Bahkan masyarakat juga sangat mengapresiasi Qanun No.11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah ini. Yang mana mereka sangat ingin menggunakan jasa Bank Syariah karena takut akan dosa riba, namun pekerjaan memaksakan mereka harus tetap menggunakan jasa bank konvensional yang kita telah ketahui mengandung dan dengan di sahkanya Qanun ini mereka bisa terlepas dari belenggu riba tersebut, bukankah dengan seperti ini pemerintah daerah juga mendapatkan manfaatnya dari dunia dan akhirat karena telah menghindarkan masyarakatnya dari dosa riba.

Dari berbagai manfaat baik dunia dan akhirat yang di dapatkan berkat disahkanya Qanun No.11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah ini lalu mengapa ingin dibatalkan? Atas dasar apa ? apakah dengan disahkannya Qanun ini maysrakat yang beragama non muslim tidak dapat bertransaksi di lembaga perbankan? Tidak kan, bahkan Lembaga Keuangan Syariah sendiri tidak pernah melarang non muslim untuk bertransaksi di Perbankan Syariah, walaupun lembaga keuangan Syariah namun pada dasarnya lembaga keuangan ini untuk semua umat bukan hanya untukumat muslim. Didirikanya Bank Syariah ini untuk memutuskan transaksi riba untuk memerangi riba bukan untuk memerangi umat non muslim tidak ada deskriminasi terhadap suku, agama, ras, antar golongan, dan kepercayaan di sini.

Apakah dengan di terapkanya Qanun No.11 Tahun 2018 tentang LKS ini akan mengganggu kerukunan antar umat? Bahkan masyarakat sangat mendukung penerapan Qanun ini bukan hanya masyarakat muslim bahkan masyarakat non muslim yang sudah merasakan manisnya bertransaksi di Perbankan Syariah mereka mendukung Qanun ini di terapkan karena memang sangat banyak manfaat yang telah mereka rasakan.

Mengapa hal yang sedemikian baik sedemikian bermanfaat ini harus di tunda penerapanya? Bahkan ingin dibatalkan astagfirullah. Allah berfirman dalam surah Ali-Imran :133 yang artinya “ Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.”

Saya dengan tegas sangat-sangat menolak apabila Qanun No.11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah ini ditunda bahkan dibatalkan menurut saya hal yang baik dan dapat mensejahterakan umat serta menolong umat untuk  menghindarkan dosa yang besar seperti riba itu harus disegerakan. Saya mewakili masyarakat Aceh sangat keberatan jika uang rakyat Aceh dikelola dengan sistem riba yang sangat besar dosanya. Jika bumi Aceh ini ingin sejahtera maka riba harus dimusnahkan dari bumi Aceh dengan menetapkan Qanun LKS ini. Karena diantara sebab-sebab turunya keberkahan adalah : Pertama, mendasari keimanan dan ketaqwaan dalam sebuah kegiatan atau usaha. Sesuai dengan firman Allah Q.S Al-A’raf :96 yang artinya:” jika sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertaqwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.”

Rezeki sudah ada yang mengatur jangan hanya karena takut Bisnis tidak berjalan karena diterapkanya Qanun ini maka Qanun ini ingin di batalkan, kita diciptakan Allah untuk menyembahnya. Kita juga sudah diberikan kenikmanatan dengan SDM dan SDA yang berlimpah di bumi Aceh kita ini sudah seharusnya kita mengelola dan menggunakanya dengan ajaran syariah. Bila ingin bumi Aceh kita ini sejahtera maka segerakanlah sesuatu yang baik jangan sampai kita terus-menerus terbelanggu dengan dosa riba. Dan  Abu Al Jald rahimullah berkata :” Aku mendapati bahwa at taswif ( menunda-nunda kebaikan) adalah satu dari tentara iblis, ia telah membinasakan banyak mahluk-mahluk Allah.” dalam kitab hilyat Al awliya’ wa Thabaqat Al Ashifiya’,6/54 . Semoga pemerintah Aceh selalu mendukung keinginan masyarakat untuk terbebas dari dosa riba dan semoga bumi serambi Mekah aceh selalu dalam lindungan Allah dan selalu Allah limpahkan keberkahan.

ainun

LEAVE A REPLY