Gunung Merapi Terus Keluarkan Lava Pijar, Hari Ini Sebanyak 14 Kali

0
37
Gunung Merapi Status Siaga, Warga Siapkan Rencana Evakuasi Terbatas.
Gunung Merapi

SLEMAN, Nawacita – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan keluarnya lava pijar dari Gunung Merapi, Selasa (12/1/2021). Tercatat, terjadi 14 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu sungai Krasak.

“Guguran lava pijar itu, teramati dari pukul 00.00 WIB-06.00 WIB,” kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Triyono, Selasa (12/1/2021).

Selama pengamatan, juga mencatat 39 kali guguran gempa dengan amplitido 4-20 mm, selama 18.2-105 detik. Lima kali gempa hembusan, dengan amplitudo 3-7 mm, selama 10.6-14.7 detik)

Selain itu, 21 kali gempa hybrid atau fase banyak, dengan amplitudo 3-27 mm, S-P 0.2-0.3 detik, durasi 5.6-13 detik dan satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 75 mm, urasi : 12.4 detik.

Berdasarkan pengamatan visaual asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 m di atas puncak kawah.

“Cuaca di gunung Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 15-20 °C, kelembaban udara 73-90 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg,” paparnya.

Sebelummya, selama periode pengamatan pada Senin (11/1/201) BPPTKG mencatat 25 kali guguran lava pijar keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 600 meter ke hulu sungia Krasak.

Untuk status Gunung Merapi level III (siaga). Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius 5 kilometer (km) dari puncak.

ok

LEAVE A REPLY